oleh

HUT Ke-2 Yayasan Wira Daksa Utama, Menghapus Stigma Penyandang Disabilitas

Peringatan HUT ke 2 Yayasan Wira Daksa Utama Kabupaten Magetan, di Joglo Kondang Ayem, Jalan Mayjen Sukowati , Tawanganom Magetan. Sabtu (11/1/2020).

Beritatrends.com, Magetan – Peringatan HUT ke 2 Yayasan Wira Daksa Utama Kabupaten Magetan sekaligus memperingati hari Disabilitas Internasional (3 Desember) dikuti oleh penyandang disabilitas dari seluruh provinsi Jawa Timur, di Joglo Kondang Ayem, Jalan Mayjen Sukowati , Tawanganom Magetan. Sabtu (11/1/2020).

Turut Hadir pula Bupati Magetan Suprwoto yang didampingi Forkopimda, Kepala OPD, Dandim 0804/Magetan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, serta undangan lainya.

Dalam peringatan HUT ke 2 Yayasan Wira Daksa Utama kali ini mengambil tema “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul” melalui peningkatan partisipasi dan kepemimpinan Penyandang Disabilitas sebagai SDM yang unggul untuk mewujudkan masyarakat inklusi.

Peringatan ini menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat tentang disabilitas, menghapuskan stigma terhadap para Penyandang Disabilitas dan perlunya memberikan berbagai dukungan yang mendorong peningkatan kemampuan serta kesejahteraan bagi Penyandang Disabilitas.

Dalam sambutannya, Bupati Magetan menyampaikan perlunya menerapkan sesuatu hal yang baik untuk Magetan, khususnya bagi penyandang disabilitas salah satunya adalah membuat jalur pedestrian dan gedung-gedung yang dibuat ramah disabilitas. Beliau juga berpesan,”Kita tidak boleh berkecil hati, harus selalu mensyukuri takdir Tuhan, apapun kondisi kita. Manfaatkan potensi yang ada di diri masing-masing,” Ucapnya.

Beliau juga menyampaikan selalu ingin menerapkan sesuatu hal yang baik untuk Magetan, khususnya untuk penyandang disabilitas salah satunya adalah membuat jalur pendestrian dan Gedung Gedung yang dibuat ramah disabilitas.

Disela-sela kegiatan Dandim 0804/Magetan sangat mengapresiasi semangat dan kemampuan yang ditunjukan oleh penyandang disabilitas pada acara peringatan hari disabilitas internasional ini. Berbagai tamoilan dari penyandang disabilitas dalam acara ini antara lain kesenian Doggkrek dari Siwa SLB PGRI Kawedanan, Kabupaten Magetan.

“Mereka membutuhkan adanya pengakuan akan keberadaan mereka sebagai individu dan makluk sosial yang memiliki kemampuan dan potensi yang tidak jauh berbeda dengan orang normal,” Ujar Dandim 0804/Magetan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy.

Ditambahkanya,”Mereka juga membutuhkan adanya pengakuan dan penerimaan dari orangtua, keluarga dan masyarakat dengan kondisinya serta pelayanan umum atau aksesibilitas yang dapat mendukung segala aktivitasnya,” Kata Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy.

Diharapkan dengan peringatan ini semua pihak dapat mendukung, memahami dan memberikan dorongan untuk meningkatkan semangat teman-teman penyandang disabilitas untuk terus berkarya.

“Mereka memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” Pungkas Ndandim Magetan. (Gal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed