oleh

Riibuan Pendekar Silat Gelar Bumi Reyog Berdzikir

Kegiatan Bumi Reyog Berdzikir di Alon-alon Ponorogo, Minggu (5/1/2019).

Beritatrends, Ponorogo – Terselenggara ketiga kalinya kegiatan Bumi Reyog Berdzikir di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur pada Minggu (05/01/2020). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, tokoh agama Islam, Instansi terkait dan warga PSHT se-kabupaten Ponorogo.

Sebelum kegiatan di mulai, ditampilkan beberapa atraksi silat dan juga ada pertunjukan reyog Ponorogo. Dilanjutkan sambutan-sambutan oleh sejumlah pimpinan Pengurus Pencak Silat dan juga sambutan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Dalam sambutannya Ipong mengatakan bahwa kini perkembangan pencak silat semakin pesat. Bahkan sudah menjadi olahraga resmi dalam Asian Games. Kedepannya, Iphong berharap semoga pencak silat dapat ditampilkan resmi dalam ajang olimpiade internasional.

Dalam acara tersebut ribuan pendekar silat Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Ponorogo juga melakukan doa bersama untuk para korban banjir Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

“PSHT memberikan kontribusi positif kepada Ponorogo. Tahun ini untuk bencana banjir melanda Jakarta, agar reda dan berhenti,” kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

Bupati Ipong menambahkan, doa bersama itu juga ditujukan agar Indonesia tidak tertimpa bencana lagi. Sebab di awal 2020, bencana banjir melanda berbagai daerah di Indonesia.

“Harapannya, semua korban meninggal, baik yang warga Ponorogo maupun luar Ponorogo, bisa khusnul khatimah,” ungkapnya.

Dia juga mengapresiasi acara Bumi Reog Berdzikir tersebut. Sebab PSHT sudah memberikan kontribusi yang positif bagi Ponorogo dan Indonesia.

Dari pantauan, arak-arakan ribuan pendekar dari masing-masing ranting itu dikawal sejumlah personel Polres Ponorogo hingga Alun-alun Ponorogo.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan teman-teman PSHT. Kegiatan ini bahkan sudah ketiga kalinya. Dan semoga Ponorogo aman terkendali,” tambah Bupati Ipong.

Selanjutnya, dzikir bersama yang di awali oleh KH. Sholekan Al-Hafidz yang diikuti oleh kurang lebih 50 ribu warga berseragam hitam yang memenuhi alon-alon kota Ponorogo sejak pagi dan diakhiri dengan doa bersama. (Sugeng)

News Feed