oleh

PKL Mingguan Wijaya Kusuma Kecewa, dinilai Launching CFD Gagal

 

Saat warga bertransaksi di salah satu PKL Mingguan di pasar Margalela jalan Syamsul Arifin tempat launching CFD

Beritatrends, Sampang – Pedagang Kaki Lima (PKL) hari Mingguan di Wijaya Kusuma enggan dipindahkan lagi ke pasar Margalela jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan dikarenakan kecewa dengan launching Care Free Day (CFD) yang diadakan Diskumnaker, Dinas Perhubungan serta Disporabudpar yang sudah mengalihkan kegiatan senam di tempat CFD yang baru, dinilai gagal.

Pedagang kaki lima merasa omset penghasilan dagangannya menurun tidak seperti berjualan di wilayah jalan Wijaya Kusuma, pasalnya di lokasi kegiatan CFD masih banyak lalu lalang kendaraan roda dua dan roda empat, yang seharusnya kegiatan CFD bebas dari kendaraan bermotor dan bebas polusi udara dan merasa kecewa.

” Merasa kecewa dengan dipindahkan ke tempat baru ini (Pasar Margalela) pasalnya masih ada lalu lalang kendaraan roda dua dan roda empat dan omset penjualan menurun ,” ungkap Istigfaroh selaku ketua Paguyuban PKL Mingguan Wijaya Kusuma. Minggu (5/01/2020).

Masih ada lalu lalang kendaraan bermotor roda dua dan roda empat di kegiatan CFD

Selanjutnya Istigfaroh menambahkan karena masih menjadi kawasan baru para pengunjung masih kebingungan mencari menu yang disajikan PKL, dan
protes dengan ketidak konsistenan Satpol PP yang akan mensterilkan Lokasi Wijaya Kusuma saat Launching CFD kawasan Margalela, karena ternyata masih banyak PKL yang berjualan di Wijaya Kusuma pagi ini.

” Sangat kecewa dengan ketidak konsistenan itu, pasalnya merugikan PKL, bahkan menimbulkan kesalahpahaman antar PKL serta kurangnya sosialisasi dan kami PKL sepakat, tidak akan pindah ke Pasar Margalela dan tetap berjualan di Wijaya Kusuma Minggu depan ,” kesalnya. (Met).

News Feed