oleh

Laporan Kesatuan Polres Sanggau

 AKBP Imam Riyadi

Beritatrends, Sanggau Kalbar-Masih dalam rangkaian Sertijab Kapolres Sanggau dari pejabat lama Akbp Imam Riyadi kepada pejabat baru Akbp Raymond Marcellino Masengi, usai dilaksanakan tradisi penyambutan yang dilaksanakan dihalaman Mapolres Sanggau, Senin (23/12).

Kegiatan selanjutnya yakni pemaparan situasi Kamtibmas wilayah Kabupaten Sanggau oleh pejabat lama melalui Laporan Kesatuan (Lapsat) yang digelar di Aula Wira Pratama Polres Sanggau. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Sanggau, para kabag, kasat dan kapolsek serta anggota Polres Sanggau.

Selaku pejabat lama Akbp Imam Riyadi memperkenalkan satu persatu pejabat Polres Sanggau.

Pada kesempatan ini, Akbp Imam Riyadi juga menyampaikan paparan kepada Akbp Raymond Marcellino Masengi terkait situasi kesatuan Polres Sanggau.

Hal yang disampaikan antara lain situasi umum, letak geografis, sumber daya manusia dan sumber daya alam, jumlah personel dan bangunan kantor. Selain itu, disampaikan juga kegiatan yang sudah dilaksanakan, terobosan kreatif dan keberhasilan yang telah dilakukan Polres Sanggau.

Akbp Imam Riyadi juga menyampaikan terkait yang menjadi fokus diwilayah Perbatasan Sanggau yakni di Desa Suruh Tembawang Kecamatan Entikong yang rawan adanya penyeludupan barang dari malaysia dan gangguan kamtibmas.

“Kedepan tugas tugas polri di khususnya di Polres Sanggau sangat berat serta dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman diharapkan personil lebih fokus lagi dan memetakan semua kerawanan yang mungkin bisa terjadi gangguan kabtibmas dan diharapkan seluruh Bhabinkamtibmas Polres Sanggau dapat bekerja dengan Pro Aktif diwilayahnya untuk ciptakan situasi yang aman dan kondusif,” pesan Akbp Imam Riyadi.

Sementara itu, dalam sambutannya Kapolres Sanggau Akbp Raymond Marcellino Masengi mengatakan terkait kegiatan positif yang sudah dilaksanakan Pejabat lama akan diteruskan dalam masa kepemimpinannya dan harus didukung dari masing-masing bagian, fungsi dan polsek dengan harapan dapat mencapai hasil yang maksimal dalam pelaksanaan tugas.

Usai acara Lapsat selesai, acara dilanjutkan dengan upacara Farewell dan tradisi Pedang Pora pelepasan pejabat lama menuju tempat tugas yang baru. (HPS/Rinto)

News Feed