oleh

Charismatik Batik Fistival Gagal Total, Bagus Panuntun Angkat Bicara

Politisi PSI Kota Madiun Bagus Panuntun Saat Ditemui Diruang Kerjanya

Beritatrends, Kota Madiun – Politisi Partai Solideritas Indonesia (PSI) Bagus Panuntun sekaligus ketua Fraksi Mantab Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun. Angkat bicara terkait perbincangan Nitizen yang rame di Medsos “Instagram” akun resmi milik Dinas Pariwisata, Kebudayaan Dan Olah Raga milik Pemerintah Kota Madiun.

Bagus Panuntun menanggapi setelah pihak Disbuparpora membatalkan sepihak mengenai acara Kharismatik Batik Festival 2019 yang akan digelar pada 21/12/19 mendatang. Sangat disayangkan adanya pembatalan even tersebut, banyak pihak yang dirugikan.

Ada apa dengan semua ini, masih menjadi tanda tanya. Sebab Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Dan olahraga Kota Madiun Agus Porwo Widagdo Masih Bisu (Tidak Mau memberikan Komentar). jika dikonfermasi melalui telepon tidak mau mengangkat.

“Gagalnya Even Kharismatik Batik Festival menjadikan banyak orang gerah. Angota Dewan dari PSI Bagus Panuntun dari Dapil Taman 2 menjelaskan, Handphone saya tidak pernah berhenti. Banyak di tag di sosmed dan di japri teman – teman media terkait dengan penundaan event karismatik batik festival”, terang Bagus Ke BeritaTrends.com

“Mereka menanyakan kenapa event ini bisa ditunda, mencoba berkoordinasi dengan Kabid dan Kasi Disbudparpora, Rita dan Dewanto namun mereka tidak dapat memberikan jawaban. Alasannya yang tau itu hanya Kepala Dinas Agus Purwo Widagdo”, tutur Bagus Panuntun.

Kroscek ke EO_nya menyatakan bahwa secara teknis mereka sudah siap. namun dari dinas tiba – tiba memberitahukan perihal penundaan. bukan hanya EO yang kaget, namun melihat reaksi beberapa dinas lain yang mengetahui hal ini juga kebingungan”, teranya.

Kita tengok histori sebelumnya, Disbudparpora ini juga kalau melakukan kegiatan selalu jadi sorotan, karena hasil yang tidak bisa maksimal. yang kemarin kegiatan tumengan Maulud Nabi Muhamah sepi pengunjung sampai Walikota marah – marah”, imbuhnya.

Sebab persiapanya kurang matang, terkesan hanya mejalankan kewajiban semata. terkait Charismatic Batik Festifal ini sudah tahun ke 3, seharusnya lebih bagus dan rame pengunjung maupun pesertanya.

Tapi kenapa sekarang terkesan menendang orang dari luar kota yang ingin menghabiskan uang di Kota Madiun. ini perlu dievaluasi terkait kinerja Disbudparpora.

Bagaimana caranya mereka merencanakan sebuah program kegiatan, bahkan tahun depan festival ini sudah dianggarkan APBD. bagaimana nasibnya tahun 2020 jika tahun ini saja sudah mengecewakan peserta yang sidah siap jauh – jauh hari.

Karena mereka merasa dirugikan, dan akan membikot semua kegiatan Pemerintah Kota Madiun, jika tidak mau mengganti kerugian. Sebab mereka sudah mempersiapkan begitu lama seperti tiket kereta, Boking Hotel dan lain lainya.

Semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun diberikan leluasa supaya mengevaluasi semua kegiatan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang mengunakan dana APBD untuk semua kegiatan di tahun 2019.

Bak seperti “Menampar Muka Kota Madiun” bukan masalah ditunda dan tidaknya. Dimana kota madiun sedang naik mendapatkan berbagai penghargaan, kini justru menjatuhkan nama Kota Madiun.

“Satu lagi belum terselesaikan terkait pembatalan Charismatic Festival Batik, ada juga orang menelpon dan datang. Terkait “Madiun Aman Dan Damai” lomba cover lagu yang diadakan diseluruh kelurahan, teryata ada kelurahan yang tidak mendapatkan jatah maupun undangan, Terang Politisi PSI Bagus

Nanti kita akan panggil kepala Dinas Disbudparpora ke dewan, supaya menjelaskan kenapa bisa gagal dalam menjalankan programnya. Dan akan kita evaluasi semua kegitan yang dilaksakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olah Raga diduga gagal total dalam menjalankan Semua Programnya”, Terang Bagus Panuntun. (E’TJ)

News Feed