oleh

Wabup Madiun Canangkan PAD Tahun 2020 Naik Menjadi Rp 219 M

Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyerukan capaian pendapatan asli daerah Kabupaten Madiun harus lebih tinggi menyusul besarnya potensi daerah yang bisa menghasilkan PAD besar saat membuka diskusi Capaian Target PAD Kabupaten Madiun dan Penyerapan Anggaran TA 2019 di Nglames, Kamis (5/12/2019) siang.

 

MADIUN, BERITATRENDS–Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto mencanangkan pendapatan asli dareah Kabupaten Madiun tahun anggaran 2020 naik dari Rp 209 milyar menjadi Rp 219 milyar. Untuk itu kondisi keamanan dan kerukunan di Kabupaten Madiun harus terjaga agar banyak investor membuka usaha di Kabupaten Madiun.

“Kalau Kabupaten Madiun ini kondisinya aman dan warganya selalu guyub rukun maka akan banyak investor yang membuka usaha disini. Otomatis banyaknya investor yang masuk akan berdampak bertambahnya pendapatan asli daerah Kabupaten Madiun,” kata Wakil Bupati Hari Wur sapaan akrabnya saat membuka kegiatan pertemuan dengan wartawan di Rumah Makan Ayam Goreng dan Bandeng Presto Bu Sri, Nglames, Kamis (5/12/2019) siang.

Bagi Hari Wur target kenaikkan PAD Kabupaten Madiun sebesar lima persen dari Rp 209 M menjadi Rp 219 miliar pada tahun 2020 masih sangat kecil. Padahal banyak potensi yang bisa digali agar PAD Kabupaten Madiun bisa naik hingga diatas sepuluh persen dari PAD tahun sebelumnya.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun, Ari Nursurahmat memberikan penjelasan tentang capaian target PAD Kabupaten Madiun tahun anggaran 2019

“Sebenarnya kita bisa melebihi target PAD dari yang sudah dicanangkan. Apalagi Kabupaten Madiun memiliki banyak potensi yang bisa menghasilkan PAD lebih besar,” jelas Hari Wur.

Hari Wur menambahkan media memiliki peran besar membantu mendorong Pemkab Madiun mendapatkan PAD yang besar. Salah satunya dengan memberikan masukan, saran atau ide untuk bagi kemajuan Kabupaten Madiun.

“Media dapat memberikan sumbangsih pemikiran bagaimana caranya PAD Kabupaten Madiun bisa tinggi. Apalagi kemarin media sudah melakukan studi di Kabupaten Badung, Propinsi Bali,” jelas Hari Wur.

Salah satu wartawan, Dibyo menanyakan tentang capaian target PAD Kabupaten Madiun tahun anggaran 2019 dan target PAD Tahun 2020.

 

Menurut Hari Wur, Kabupaten Badung memiliki PAD yang sangat tinggi dengan nilai mencapai Rp 5 triliun setiap tahunnya. Namun nilai PAD yang tinggi didapatkan dari hasil kerja keras pemerintah dan masyarakatnya sejak tahun 1970-an. “Dari Kabupaten Badung kita bisa belajar banyak bagaimana bisa menggali potensi PAD sehingga mendapatkan pendapatan yang tinggi,” jelas Hari Wur.

Sementara itu Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun, Ari Nursurahmat menyatakan capaian pendapatan asli darah Kabupaten Madiun tahun anggaran 2019 hingga per 30 November mencapai Rp 186,2 milyar atau 89 persen. Tahun ini Pemkab Madiun menargetkan pendapatan asli daerah sebesar Rp 209 milyar.

“Secara umum capaian PAD sudah sesuai dengan perencanaan penerimaan anggaran. Dan Desember sebelum tutup tahun capaian PAD sudah seratus persen,” jelas Ari.

Ia mengatakan PAD Kabupaten Madiun berasal dari, pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan yang sah. (MAL)

News Feed