oleh

Tanjakan Tarap – Landak Momok Mengerikan Untuk Para Sopir

supir truck bermuatan tiang listrik ragu melalu tanjakan Tarap akhirnya berhenti, Minggu (1/12/2019)

Beritatrends, Landak Kalbar  – Rentetan kejadian kecelakaan di jalur Sake, Sampuro, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak Kalimantan Barat belakangan ini menyentak kesadaran kita betapa murahnya harga nyawa manusia di jalanan indonesia. Selain karena faktor kondisi topografi alam yang memang sulit dan rawan, ada faktor-faktor kelalaian manusia (human error) seta kelayakan kendaraan yang berperan besar dalam menyebabkan tingginya angka kecelakan, Minggu (01/12/2019)

Dalam istilah bagaikan “Neraka” di jalanan, begitulah kira-kira ungkapan yang dapat menggambarkan betapa mengerikan dan berbahayanya beberapa ruas jalan di sekitar kita.

Parno salah seorang supir truck bermuatan tiang listrik dari Pontianak saat ditanya awak media Beritatrends mengapa berhenti  Bang ?

Ternyata mobil Truck pengangkut  Tiang Listrik sopirnya didominasi dari luar daerah mereka merasa  kurang berani menaiki tanjakan berkelok yang sempit.

Kekhawatiran semangkin bertambah yakin, ketika  salah seorang warga asli menceritakan ke supir pembawa tiang listrik, bahwa di tanjakan ini sering mobil melorot, jatuh mundur, benar – benar rawan.

Hal senada di ucap Yangcun warga Desa Sunge laki beberapa waktu lalu, bahwa mobilnya bermuatan pasir  terbalik di Jurang.

Kepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Landak melalui Kepala Bidang Bina Marga Jamelius, ST saat di klarifikasi  terkait Tanjakan Tarap, Sake Sampuro mengatakan, mudahan bisa terdanai di Tahun 2020 yang akan datang, siap dibenahi, di tata sedemikian rupa.

“Untuk Tanjakan Sake Sampuro sudah kami anggarkan untuk renovasi pada anggaran tahun 2020 yang akan datang, semua butuh proses dari sekala prioritas mana yang harus didahulukan,”pungkas Jamelius. (Dominikus Tolek)

News Feed