oleh

Focus Group Discussion dan Safari Reog Kamtibmas

Beritatrends, Ponorogo – Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo mendapatkan giliran acara Safari Reog Kamtibmas dan acara ini rutin di laksanakan secara keliling setiap sebulan sekali di desa-desa yang berada di Ponorogo, Kamis  (27/11/2019) kemarin.

Kepala Desa Ngampel Siswanto mengucapkan terima katih terhadap Kepolisian yang mempercayakan Desanya menjadi tempat  Discussion dan Safari Reog Kamtibmas dan terima kasih atas hadir seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Balong.

“Kegiatan dari Kapolres Ponorogo ini mudah-mudahan bisa menambah wacana yang lebih baik khususnya di desa desa se-Kecamatan Balong, bisa menambah situasi dan kondisi aman damai dan tertib sesuai yang diinginkan oleh Kapolres Ponorogo, sehingga rakyat bisa merasakan dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya untuk menuju Ponorogo damai dan tertib,”ucap Siswanto.

Waka Polres Ponorogo mengatakan, Kapolres Ponorogo minta maaf tidak bisa hadir karena acara mendadak ke Polda Jatim, saran Kapolres adanya diadakan Safari Reog Kamtibmas ke desa itu mengajak warga desa atau masyarakat mengurangi dari berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan, perlu di ketahui banyak hal yang muncul dari kalangan masyarakat yaitu termasuk menanggulangi Narkoba, minuman keras, judi, brita hoax.

“Maka daripada itu dihimbauan harus teliti dan hati-hati dalam memantau hal-hal yang negatif maka di aturkan kepada seluruh kepala desa, agar dari segala hal yang membawa kegiatan negatif maka selaku kepala desa harus waspada dalam menelurusuri masyarakatnya mangansumsi barang yang dilarang pemerintah, kepala desa harus berkomunikasi dengan Polsek, agar sebelum terjadi, kita selalu kerjasama dalam mengamankan masyarakatnya masing-masing ,”ucap Waka Polres.

Maksud dan tujuan diadakannya Safari reog Kamtibmas untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan kepolisian agar semuanya itu bisa tahu akan aturan tata tertib dari berbagai hal, terutama untuk ketertiban lalu lintas mematuhi aturan aturan yang telah ditentukan oleh undang-undang.

“Semua itu biar tidak terjadi kesalahpahaman dan tahu hak dan kewajiban dalam berkendara montor diselain itu masyarakat diadakan pendekatan dengan kepolisian, agar masyarakat sadar dan tahu tugas sebagai polisi mengamankan, mengayomi, membina dan berbagai hak dan kewajiban masyarakat sehingga masyarakat tahu akan kekurangan dari segala hal yang di langgar dan di patuhi oleh warga khususnya se-kecamatan Balong untuk menghindari dari urusandengan kepolisian,”pungkas  Waka Polres. (Sugeng sudrajat)

News Feed