oleh

Bupati Ipong Tilek Desa Polorejo – Ponorogo

Beritatrends, Ponorogo – Bupati Ponorogo Drs. H. Ipong Muhlissoni menuju ke Desa Polorejo bersama rombongan didampingi Ketua DPRD Ponorogo Sunarto S.Pd, Selasa (26/11/2019) kemarin.

Bupati bersama rombongan dan Ketua DPRD sampai tdi lokasi disambut dengan pengalungan bunga.

Bupati dan Istri (anggota DPR RI) Hj Sri Wahyuni disambut dengan meriah oleh masyarakat selanjutnya rombongan menuju stand pameran hasil bumi yang telah di produksi oleh para ibu PKK.

Kunjungan ke stand berupa pembuatan jamu, rempa rempah, keterampilan anyaman tas, pembuatan kipas dari bambu, pembuatan sapu, pembuatan kue dan jajanan hasil karya ibu PKK desa Polorejo.

Hal ini menunjukan sebuah kreatifitas ibu-ibu PKK dan usaha ini merupakan kegiatan rutin ibu-ibu-ibu PKK meraka awali dengan waktu yang tertentu disetiap ada perkumpulan ibu PKK.

Hariyanto kepala Desa Kepolorejo didepan masyarakat mengucapkan syukur alhamdulilah dana yang datang ke desa Polorejo diantaranya BKKD maupun ADD sudah terwujud, untuk pembanguan infrastruktur Desa.

“Walaupun sudah dilaksanakan masih belum terselesaikan semuanya usulan-usulan dari masyarakat dan masyarakat menginginkan Desa Polorejo punya cagar budaya desa, semoga apa yang sudah diusulkan  ke Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun  depan mudah – mudahan di tepati dan di penuhi oleh Bupati Ponorogo,”ucap Hariyanto.

Ditempat yang sama Bupati Ponorogo Drs. H. Ipong Muhlissoni menjelaskan, Warog Ponorogo itu yang asli dlondonge Wong Ponorogo tinggal di Desa Polorejo. “Asli dan murni Warog Ponorogo sehingga asal usul Ponorogo itu yang lain masih campuran,”ucap Bupati.

Dikesempatan yang lain Bupati juga melantik para juru jemantik yang SK nya  sudah disetujui oleh kepala desa makanya harapan kedepanya adanya juru jemantik yang di sah kan oleh Bupati Ponorogo bisa menanggulangi dari segala penyakit yaitu terutama demam berdarah.

“Sehingga kalau memang daerah yang bisa meniru seperti Desa Polorejo Ponorogo tidak akan terkena Demam Berdarah atau mungkin mengalami musibah demam berdarah,”ucap Bupati.

Ditambahkan Bupati desa lain perlu meniru apa yang telah dilakukan Kepala Desa Polorejo, bahwa progam membantu Pemerintah dari penangulangan demam berdarah sehingga masyarakat bersatu disetujui untuk membentuk suatu kelompok juru jemantik yang khususnya menanggulangi dari segala demam berdarah. “Itulah kerja keras dari pemikiran kepala desa yang menjabat kedua kali memikirkan apa yang perlu di diperlukan oleh warganya,”pungkas Bupati.(Sugeng sudrajat)

News Feed