oleh

Tidak Kantongi Ijin, Kafe Selunguh Parang Nekat Terus Beroperasi

Kafe Selunguh di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang nekat terus beroperasi saat di segel satpol PP pada 11 Maret 2019.

Beritatrends.com, Magetan – Kafe Selunguh yang berada di Jalan Raya Lembeyan – Parang, RT5/RW2, Desa Tamanarum, Kecamatan Parang nekat terus beroperasi.

Walau sudah dilakukan penyegelan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pemerintah Kabupaten Magetan sejak 11 Maret 2019 yang lalu.

Penyegelan dilakukan Karena Kafe sudah tak Kantongi ijin, pasca pencabutan ijin dengan surat nomor : 001/13.14/403.117/PNTP/I/2019 tentang penutupan perusahaan yang telah diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magetan pada 18 Januari 2019 lalu.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan, Chanief Tri Wahyudi mengaku sudah melakukan cek lokasi dan menemukan aktifitas kembali pada Kafe tersebut, namun pihaknya hanya memberi peringatan untuk berhenti beroperasi terlebih dahulu sebelum ada ijin.

“Kita dari satpol memberi catatan, silahkan membuka kembali asal permasalahanya sudah selesai, dari sengketa lahan maupun soal perijinan,” Kata Chanief Tri Wahyudi, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan, Rabu (20/11/2019) saat di temui di kantornya.

“Pemilik sempat berkoordinasi untuk meminta masukan dalam pengurusan ijin, namun kita juga memberi catatan asal tersangka tidak ada permasalahan dengan pihak manapun, kita baru bisa memfasilitasi dan mendapingi untuk pengurusan ininya,” Terang Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan.

Pada saat koordinasi dihasilkan titik temu bahwa pemilik Kafe masih menginginkan Kafenya tetap beroperasi, dengan syarat harus menyelesaikan sengketa dan pengurusan ijin, dengan konsekuensinya harus tutup terlebih dahulu.

Pemilik Kafe memang jelas akan tetap melakukan usaha itu, Kalau memang tetap beroperasi kita akan ambil tindakan yang tegas,” Imbuh Chanief.

Pihak Satpol PP mengaku rutin melakukan pantauan terhadap Kafe,”Kita ambil pada saat waktu rame, seperti jum’at malam atau Sabtu dan Minggu anggota kita pasti memantau disana,” Kata Chanief.

Namun kenyataanya setelah berbulan-bulan setelah dilakukan penyegelan pemilik Kafe masih tetap menyelesaikan kewajibanya untuk mengurus ijin,”Sebenarnya ini sudah waktunya, secepatnya kita akan sidak,” Ujar Chanief.

Saat ditanya terkait adanya oknum aparat yang membekingi Kafe tersebut, Chanief mengaku memang mendapat info tersebut namun masih menyelidikinya.

“Untuk masalah pemantauan Cafe Karaoke yang tidak berijin itu berlapis, artinya barang kali ada anggota kita memanfaatkan anggota kita disitu akan kita tindak,” Tegas Chanief.

“Bupati sudah memberi penakanan kepada kami, dari anggota Satpol PP nanti kalau diduga menerima suatu hal atau bermain pada saat tugas untuk siap siap menerima sanksi,” Pungkasnya. (Gal)

News Feed