oleh

Dinas PUPR Kabupaten Madiun Gandeng ITS Susun Master Plan Drainase Kota Caruban

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun, Heru Sulaksono menjelaskan tentang penyusunan masterplan drainase Kota Caruban dengan menggandeng tim dari ITS.

 

MADIUN, BERITATRENDS—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun menggandeng tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menyusun master plan drainase Kota Caruban yang menjadi ibu kota Kabupaten Madiun. Penyusunan masterplan drainase Kota Caruban untuk menata sistem jaringan drainase agar banjir tak menerjang ibu kota Kabupaten Madiun tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun, Heru Sulaksono kepada Beritatrends.com, Senin (25/11/2019) mengatakan penyusunan master plan drainase diperlukan agar kelak genangan-genangan air tak terjadi di ruas jalan Kota Caruban saat musim penghujan tiba.

Menurut Heru, penyusun masterplan drainase diperlukan agar posisi drainase Caruban sebagai ibu kota Kabupaten Madiun kedepan sudah terintegrasi. Dengan demikian, pengembangan Kota Caruban akan terus maju setiap tahunya.

Petugas Dinas PUPR Kabupaten Madiun sementara mengecek pekerjaan drainase di Jalan Bismo, Kota Caruban, Kabupaten Madiun

 

“Tanpa adanya sistem jaringan jalan dan sistem drainase yang baik serta trotoar yang bersih maka Kota Caruban perkembangan kotanya akan stagnan . Untuk itu saat ini master plan drainase sementara dikerjakan tim ITS agar kedepan bisa terintegrasi sehingga genangan-genangan air saat musim penghujan tiba tidak ada,” kata Heru.

Heru mengatakan tidak adanya perencanaan dan master plan sistem drainase dan jaringan jalan yang baik dampaknya akan merusak tatanan yang ada. Ia optimis bila master plan drainase dan sistem jaringan jalan selesai maka hujan besar tidak dikhawatirkan akan diikuti dengan banjir.

“Adanya perencanaan drainase yang baik maka kedepan genangan air dapat berkurang saat musim penghujan tiba. Tahun 2020 master plan sistem drainase itu sudah selesai. Jadi kita perencanaannya stepnya jelas. Semisal membangun jalan demi jalan akan tuntas sekaligus dengan sistem drainasenya,” kata Heru.

Nampak pegawai pihak rekanan sementara mengerjakan drainase di Jalan Kolonel Mahardi Kota Caruban, Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu

 

Menurut Heru hadirnya sistem drainase yang terintegrasi maka warga semakin nyaman tinggal di Kota Caruban. “Jadi warga nyaman-nyaman saja kalau hujan deras karena tidak ada genangan air yang mengancam,” kata Heru.

Heru memperkirakan dalam lima tahun revitalisasi drainase di perkotaan Caruban akan selesai. Selanjutnya diikuti dengan pembangunan trotoar . Hanya saja untuk pembangunan trotoar nanti tidak akan sama selesainya mengingat adanya wilayah trotoar yang menjadi kewenangan pemerintah pusat memperbaikinya.

“Setelah itu akan dilanjutkan pembangunan trotoar. Jadi dengan kota yang tumbuh seperti ini kalau trotoarnya dipercantik saya yakin perkotaan Kota Caruban akan tumbuh,” jelas Heru.

Tukang sementara menggarap pekerjaan drainase di Jalan Kemuning, Kota Caruban, Kabupaten Madiun

 

Khusus untuk akses jalan di Kota Caruban, Heru menuturkan tiga tahun terakhir Dinas PUPR Kabupaten Madiun sudah melakukan pelebaran jalan di jalan-jalan protokoler. Pelebaran jalan dilakukan di ruas jalan MT Haryono, Jalan Kalimantan, Jalan Kolonel Mahardi, Jalan Diponegoro. “Dengan pelebaran jalan itu maka kedepan wajah kota akan tertata dengan sendirinya,” jelas Heru. (MAL)

News Feed