oleh

Arumni Bachsin Kukuhkan Pengurus Kerajinan Nasional Daerah Kota Madiun

Ketua Deskranasda Jawa Timur Arumni Bachsin Dardak, Fota bersama Walikota Madiun Maidi,Sekda Rusdyanto, ketua DPRD Andi Raya serta Produk kerajianan Batik yang dikenakan peragawati

Beritatrends, Madiun – Dalam rangka meningkatkan kuwalitas produk ungulan kerajinan, Pemerintah Kota Madiun perlu kukuhkan Dewan Pengurus Kerajinan Nasional Daerah (DESKRANASDA) masa bakti 2029-2024, Senin 25/11/19 di Gedung Diklat Jalan Duku 1 Kota Madiun.

Hadir dalam acara Pengukuhan tersebut ketua Deskranada Jawa Timur ibu Arumni Bachsin Emil Estianto Dardak, WaliKota Madiun Maidi, OPD, Camat Lurah, para pengerajin.

Yuni setyowati Maidi istri dari walikota Madiun didapuk sebagai ketua serta 23 orang pengurus Deskranasda Kota Madiun.

Walikota Madiun Dalam pidatonya menjelaskan untuk kemajuan dan meningkatan produk yang berkualitas tidak terlepas dari peran DEKRANASDA.

Maidi berharap kepda pengurus dan angota Dekranasda yang baru saja di kukuhkan, agar berperan aktif dan menjadi tanggung jawab moril untuk menciptakan para perajin dan pelaku usaha yang memiliki kreatifitas tinggi. Sehingga nantinya dapat memberikan sumbangsih dalam pembangunan daerah yang berbasis ekonomi kriatif.

 

Arumni bersama ketua Deskranasda Kota Madiun Yuni Setyowati Maidi pamerkan produk lokal Kota Madiun

Banyak langkah langkah yang perlu di sempurnakan dan dioptimalkan, dengan adanya momen ini bisa menjadi langkah awal untuk membangun daerah melalui langkah yang kongkrit dan jangan sampai hanya menjadi wacana saja harus denagan kerja nyata,” terang Walikota Madiun.

Perlu adanya kerja sama antara Deskranada dengan Dinas/intansi terkait. untuk merencanakan program jangka pendek dan menengah yang strategis yang strategis, dalam peningkatan daya saing produk kerajinan. Supaya tidak tumpang tindih dengan program – program lainya,” imbuhnya.

Walikota juga menghimbau kepada Semua masyarakat memiliki kesadaran membeli produk lokal dan berharap kepada dinas terkait memfasilitasi kepada pengerajin dengan berbagi pelatihan. Sebab tantangan kedepan Deskranasda cukup berat dalam menghadapai tantangan dan Berharap bisa lebih kreatif dan inofatif.

Arumni minum jamu beras kencur hasil dari usaha kecil menengah jamu tradiaional kota Madiun

Istri Wakil Gubenur JawaTimur Arumni menjelaskan, Kotaasiun merupakan Kota dengan pertumbuhan ekonomi dan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan kategori tinggi.

Arumni menambahkan ditahun 2018 IPM-nya Kota Madiun mencapai 80,3 dengan kategori sangat tinggi. Sehingga merupakan modal kota madiun untuk meningkatakan produk kerajinan.

Kota Madiun mempunyai produk kerajinan yang sangat baik untuk pertumbuhan roda perekonomian. Disini ada sambel pecel yang merupakan ikon madiun, produk batik, firnitur kayu jati mebel, konfeksi dan madu mongso,” tutur Arumni.

Meski Kota Madiun mempunyai produk unggulan yang bagus untuk di jual, para pekerja kerajianan tidak boleh terlena karena persaingan pasar industri sangat ketat. Perlu adanya inovasi dan kreatifitas supaya bisa bersaing di pasar,” terang Arumni. (E’Tj)

News Feed