oleh

Puisi Perjalanan Kopi Rindu Literasi Pesantren Lampung dan Dunia

 

Beritatrends, Pringsewu – Bincang Literasi bersama Santri di Ruang Sungkai Balai Keratun Provinsi  Lampung, Sabtu(23 November  2019).

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengatakan Literasi di kalangan Santri dan umum harus lebih ditinggatkan lagi, semuanya harus membantu terwujudnya literasi itu.

Penulis  Novel, Hati Suhita, Ning Khilma Anis mengatakan literasi bukan soal membaca buku tetapi soal mengabarkannya kepada pembaca.

Khilma sapaan akrabnya penulis novel ini juga mengatakan Novelnya ini ada beberapa pesan moral buat para pembacanya, kalau ingin hatinya lembut belajarlah membaca sastra.

Kalau kita bicara literasi harus bekerjasama ke semua lini baik ibu, karena seorang  ibu adalah pendidik anak – anaknya dalam kejayaan  masa depan bangsa, pesan moralnya wanita itu harus “mikul duwur mendem jeru“.

“Budaya literasi di Indonesia membutuhkan peran serta semua kalangan untuk meningkatkannya,”ujarnya

Ning Malsa penulis buku perjalanan kopi rindu juga mengatakan Indonesia atau terutama dunia pesantren kekurangan stock penyair perempuan. “Buku ini cocok untuk pencinta puisi, penikmat kopi, dan orang orang merindu,”terangnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur  Lampung Chusnunia Chalim, Penulis Novel Hati Suhita Ning Khilma Anis, Penulis Puisi Perjalanan Kopi Rindu Ning Malsa, Para Santri, perwakilan Pondok Pesantren, Pemuda dan Pemudi Lampung. (Cikhan)

News Feed