oleh

DPMPTSP Kabupaten Madiun Rilis Buku Peta Potensi Investasi

Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun, Agung Budiarto menjelaskan tentang rencananya membuat buku peta investasi di Kabupaten Madiun.

Beritatrenda.com, Madiun — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun segera merilis buku berisi peta potensi investasi di Kabupaten Madiun. Kehadiran buku itu diharapkan dapat membantu investor yang hendak menanamkan modalnya di Kabupaten Madiun.

“Buku itu kami buat untuk memberikan gambaran bagi orang yang mau berinvestasi di Kabupaten Madiun. Buku berisi pemetaan investasi itu nantinya dapat dijadikan sebagai guidance (pedoman) bagi investor untuk memilih jenis investasi yang akan dibuka di Kabupaten Madiun,” ujar Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Madiun, Agung Budiarto, Selasa (19/11/2019).

Tak hanya itu, kata Agung, dengan buku itu investor dimudahkan mengetahui peta potensi investasi seperti pertanian, pariwisata, peternakan, industri hingga lahan. Dengan demikian, investor memiliki cakrawala, investasi apa saja yang cocok dibuka di Kabupaten Madiun.

Agung mengatakan setiap tahun, Dinas DPMPTSP Kabupaten Madiun menerbitkan buku pemetaan potensi investasi lantaran adanya perubahan data dan gambar visual di lapangan . Selain itu ada perkembangan potensi baru di lapangan. “Saya contohkan kalau dahulu belum ada wisata Watu Rumpuk dan wisata Gligi saat ini sudah ada wisata tersebut,” kata Agung.

Nampak petugas Bidang Permodalan Dinas Penanaman Modal dan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun mendampingi warga yang mengurus ijin usaha dengan sistem OSS, Senin (19/11/2019).

Untuk memperbarui data potensi pemetaan investasi itu harus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah lainnya. Pasalnya tugas pokok fungsi dan cakupannya masing-masing OPD berbeda-beda. Ia mencontohkan bila pengusaha hendak berinvestasi di bidang peternakan dengan skala besar maka akses jalan harus mudah dan tidak kesulitan mendapatkan air.

Selain pembuatan buku, lanjut Agung, kedepan akan diterbitkan peraturan bupati terkait rencana umum penanaman modal (RUPM) yang sudah disesuai dengan peraturan daerah yang ada. Peraturan bupati juga akan memberikan penjelasan bagi investor yang hendak berusaha di Kabupaten Madiun sudah mengetahui area mana saja yang legal untuk dijadikan sebagai tempat usaha.

Dampingi Pemohon Ijin khusus bagi warga yang mengajukan ijin usaha dengan sistem online single submission (OSS), Agung mengatakan timnya melakukan pendampingan bagi warga yang hendak mengurus ijin usaha. Pasalnya, bila tidak didampingi banyak warga yang masih salah mengisi isian formulir.

Seorang warga sementara mengurus perijinan usaha melalui program OSS keliling desa dan kelurahan di Desa Kedung Maron, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

“Banyak orang mengalami kendala dan salah isi formulir. Makanya kami melakukan pendampingan agar proses pengajuan ijin usaha warga tidak terhambat,” jelas Agung.

Bagi warga yangmengurus ijin usaha UMKM tidak membutuhkan waktu lama. Warga cukup menyerahkan KTP dan alamat email sudah cukup. Untuk itu, dinasnya mengadakan layanan OSS keliling ke desa dan kelurahan setiap acara Bakti Sosial Terpadu. (MAL)

News Feed