oleh

SMPN 2 Magetan Ketiban Sampur Parade Senja

Saat atraksi dari anak-anak SMPN 2 Magetan, Minggu (17/11/2019)

Beritatrends, Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyelenggarakan Parade Senja adalah Upacara Penurunan Bendera setiap tanggal 17 sore, yang kedua kalinya yang pertama dilakukan oleh SMPN 1 Magetan berjalan sukses dan kali ini dilakukan oleh SMPN 2 Magetan, Minggu (17/11/2019)

Pantauan Beritatrends, pagi hari bendera dinaikkan oleh petugas Pemkab Magetan, sedangkan sore harinya anak-anak sekolah SMPN 2 Magetan yang akan melaksanakan upacara penurunan bendera.

Kegiatan tersebut berlangsung di alun-alun Magetan dan melibatkan pelajar SMPN 2 Magetan sebanyak 655 murid dan 61 para pegawai dan Guru termasuk tamu undangan.

Para petugas, peserta dan guru serta tamu undangan pada upacara penurunan bendera merah putih akan memakai pakaian adat dari provinsi yang ada di Indonesia.

SMPN 2 Magetan sebelum melakukan upacara penurunan Bendera Merahputih melakukan Display Drum Band Gita Nada SDUMA, dilanjutakan atraksi Tari Seni Reog yang merupakan kegiatan ektrakulikuler dalam Grup SDUMA Singo Mudo Taruno terdiri 80 penari jatilan, 8 penari ganongan dan ditutup dengan penampilan 2 dadak merak.

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto menjadi Inspektur upacara, sedangkan yang menjadi komandan upacara Siswi SMPN 2 Magetan.

Upacara Penurunan bendera dilakukan oleh 8 orang pasukan paskibra SMPN 2 Magetan dan upacara berjalan dengan khitmat tanpa ada gangguan.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, kegiatan ini sangat luar biasa tanggapan dari para sekolah, mereka merasa senang, bahkan ada permintaan dari SMP-SMP yang berada di Kecamatan Kecamatan di Magetan dan pasti akan dilakukan karena acara ini sifatnya bergilir.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk memupukkan rasa ke bhenika Tunggal Ika, ini perlu dipupuk sejak dini, siapa tahu nanti diantara mereka ada yang jadi pemimpin di Negeri ini,”ucap Bupati Suprawoto.

Ditambahkan Bupati Magetan Parade Senja sebagai cikal bakal lapangan Pancasila. Pada tahun 2020 mendatang Pemkab Magetan akan mendirikan Tugu Pancasila di alun-alun sebelah selatan. Lapangan alun-alun Magetan juga bakal disebut dengan lapangan Pancasila.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Suwoto menjelaskan, kegiatan ini sebagai sarana untuk menumbuhkan serta memupuk semangat nasionalisme dan patriotisme sejak dini. Sehingga, generasi muda dapat memahami bangsanya serta mencintai tanah airnya.

“Harapannya anak-anak paham apa itu bhineka tunggal ika, aktualisasinya dari sisi pakaian adat budaya Indonesia,”ucap Suwoto.

Kepala SMPN 2 Magetan Drs. Agus Sunadi, M.Pd mengatakan, saat SMPN 2 Magetan mendapatkan gilir menjadi petugas Parade Senja maka pihaknya mempersiapkan dengan matang, sejak dari pasukan paskibra, aktaksi Drum Band, Atraksi Reog dengan 80 penari Jatil, 8 penari ganongan, dan 2 dadak merak semua kita persipakan.

“Untuk biaya pakian adat rata-rata orang tua murid yang membiayai sendiri untuk kepentingan anaknya, tapi pihak sekolah juga membantu tapi tak seberapa yang terpeting giliran SMPN 2 Magetan harus lebih baik dan menarik,”pungkas Agus. (Noren).

News Feed