oleh

Pemkab Madiun Dirikan Mall Pelayanan Publik, Warga Makin Mudah Urus Ijin Usaha

Inilah gedung Mall Pelayanan Publik milik Pemerintah Kabupaten Madiun yang sementara dibangun di depan Alun-Alun Kota Madiun.

MADIUN, BERITATRENDS—Tak lama lagi Pemerintah Kabupaten Madiun bakal memiliki Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dibangun di depan alun-alun Kota Madiun. Pendirian MPP untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto kepada Beritatrends.com, Jumat (15/11/2019) mengatakan kehadiran MPP akan banyak membantu warga yang mengurus ijin usaha. Tak hanya itu, warga pun tak perlu antri bila mengurus perpanjangan SIM, paspor hingga pembuatan SKCK.

“Jadi kedepan warga tak harus bolak-balik ke organisasi perangkat daerah (OPD) karena seluruh OPD yang mengurusi perijinan sudah disatukan di MPP . Pasalnya masing-masing OPD terkait dan instansi vertikal sudah dibuatkan satu ruang khusus. Semisal ada mengurus IMB, warga tidak perlu ke DInas PU yang berada di Caruban karena sudah ada petugasnnya di Mall Pelayanan Publik,” jelas Arik.

Nampak tukang sementara menyelesaikan pekerjaan finishing gedung Mall Pelayanan Publik milik Pemkab Madiun.

 

Menurut Arik, hadirnya MPP membuat warga yang mengurus ijin menjadi efektif biaya transportasi. Tak hanya itu, selain makin mudah pengurus perijinan warga juga menghemat waktu dalam mengurus ijin usaha di Kabupaten Madiun.

Arik mengatakan pembangunan Mall Pelayanan Publik sesuai dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Madiun, Ahmad Dawami-Hari Wuryanto untuk mewujudkan KabupatenMadiun yang aman, mandiri, sejahtera dan berakhlak. Tak hanya itu hadirnya inovasi MPP juga sesuai dengan misi Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto yakni mewujudkan aparatur pemerintah yang professional untuk meningkatkan pelayanan publik.
Pembangunan Mall Pelayanan Publik menggunakan eks gedung beberapa OPD yang sudah pindah di Pusat Pemerintah Kabupaten Madiun di Caruban. Gedung MPP direhab dan dibangun oleh Dinas PUPR mulai tahun ini dengan anggaran sebesar Rp 2 milyar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto memberikan penjelasan tentang perkembangan pembangunan gedung Mall Pelayanan Publik milik Pemkab Madiun yang berada di depan alun-alun Kota Madiun

 

Arik menambahkan Mall Pelayanan Publik tidak hanya melayani perijinan usaha saja. Di gedung MPP nanti juga menggandeng instansi vertikal seperti kepolisian, BPJS, BUMN, Imigrasi hingga Bank Jatim.
Kehadiran outlet milik Polres Madiun di MPP akan melayani penerbitan perpanjangan SIM dan SKCK. Sementara Kantor Imigrasi digandeng untuk pelayanan pembuatan paspor di Mall Pelayanan. “Pelayanan perpanjangan sim, SKCK hingga paspor di Mall Pelayanan akan mengurangi antrian warga di polres dan kantor imigrasi,” jelas Arik.
Untuk memberikan kenyamanan bagi pemohon ijin, Pemkab Madiun memberikan sarana klinik, tempat ibu menyusui hingga tempat bermain anak. Selain itu Pemkab Madiun juga memberikan tempat display produk-produk UMKM asli Kabupaten Madiun.

Arik mengatakan untuk mendirikan Mall Pelayanan Publik terlebih dahulu harus membuat regulasinya lalu diikuti dengan pembangunan sarana dan prasarana. Setelah regulasi dan sarana fisik selesai maka Mall Pelayanan Publik dapat dilaunching. “Rencana tahun 2020 mall pelayanan public akan kami launching,” kata Arik.
Tak hanya itu, DPMPTSP Kabupaten Madiun juga sudah mengajukan permohonan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) terkait pendirian MPP. Pasalnya, salah satu syarat pendirian Mall Pelayanan harus mendapatkan rekomendasi dari Kemenpan dan RB . “Nanti tim dari Kemenpan akan turun langsung ke Kabupaten Madiun mengecek kesiapan pembangunan Mall Pelayanan. Setelah dicek selanjutnya Bupati Madiun akan menandatangani komitmen pembangunan Mall Pelayanan di Kemenpan di Jakarta,” kata Arik.

Gedung Mall Pelayanan Publik yang dibangun dengan anggaran Rp 2 milyar berlantai dua. Rencananya gedung MPP milik Pemkab Madiun akan dilaunching awal tahun 2020.

 

Ia mengatakan Mall Pelayanan Publik milik Kabupaten Madiun merupakan MPP pertama di Jawa TImur bagian barat. Sejauh ini dareah lain di Jawa TImur yang sudah memiliki Mall Pelayanan Publik yakni Surabaya, SIdoarjo, Banyuwangi dan Probolinggo.

Pantuan Beritatrends.com, nampak gedung pelayanan masih sementara dibangun di kompleks eks gedung OPD di depan Alun-Alun Kota Madiun yang sudah pindah ke Puspem Kabupaten Madiun di Cauban. Diperkirakan pembangunan gedung MPP itu akan selesai akhir tahun ini. (MAL/ADV)

News Feed