oleh

Gunung Lawu di Petak 55 RPH Bedagung – Sukowidi Terbakar

 

Masyarakat dan Petugas Polhut, TNI/Polri saat memadamkan api, Jumat (15/11/2019)

Beritatreds, Magetan – Kawasan hutan Gunung Lawu terbakar, terjadi pukul 09.40 WIB sampai dengan sekarang sedang terjadi kebakaran hutan rakyat di lereng Gunung Lawu tepatnya masuk perbatasan antara Dusun Sempu, Desa Sukowidi dan Desa Bedagung Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jumat (15/11/2019)

Awak media Beritatrends berupaya cari tahu untuk penyebab kebakaran, namun belum bisa diketahui, saat ini anggota TRC-PB BPBD Kab. Magetan bersama TNI, Polri, warga masyarakat sekitar dan potensi relawan sedang melakukan pemadaman secara manual serta membuat ilaran agar api tidak meluas.

Lokasi Kebakaran petak 55 RPH Bedagung, administrasi Desa Sukowidi, Kecamatan, Panekan, saat ini petugas Perhutani, Polsek Panekan, Koramil Panekan, BPBD, dan warga masyarakat lingkungan hutan  Desa Sukowidi kurang lebih 100 orang, masih berupaya melakukan pemadaman, kebakaran di ketahui sekitar pukul 09.00 wib

Eko Humas Lawu Ds saat dihubungi via Whatssap mengatakan, saya mohon maaf saat ini posisi di Saradan dengan Bupati Madiun.

“Untuk kebakaran Lereng lawu sebelah Timur, petugas kita sudah ada di atas, diantaranya Mantri, Mamdor dan Pak Asper Marwoto bersma tim. Berupaya memadamkan mas,  untuk lebih jelasnya temui Pak Asper Marwoto monggo mas. Maaf saya belum bisa merapat karena ada acara dengan Bupati Madiun di Saradan,”ucap Eko.

Ditambahkan Eko, api sudah bisa dipadamkan tinggal kepulan asap saja yang di bawa angin. “Petugas kita sudah diatas bersama Tim TNI/Polri,  Polhut,  Mandor dan Masyarakat ada 100 orang yang memadamkan dengan sistem gepyok dan ilar agar api tidak merambat ke bagian yang belum terbakar,”jelas Eko.

Asper Lawu DS Marwoto saat di hubungi via Whatssap mengatakan, penyebab belum diketahui mas, ini proses pemadaman terkendala angin yang cukup kencang.

“Untuk luas belum bisa kami siapkan karena teman-teman masih proses pemadaman sehingga belum bisa melaporkan dan diatas ini sinyal sulit,”pungkas Marwoto.(Hari)

News Feed