oleh

Ratusan Pendekar Demo di Depan Lanud Iswahyudi

Pasukan Keamanan Pangkalan (Kamhanlan) Lanud Iswahjudi menghalau para pendemo yang akan masuk ke Lanud Iswahjudi melalui Pos Barat Lanud Iswahjudi, Rabu (13/11/2019).

Beritatrends.com, Magetan – Latihan Penanggulangan Huru hara (PHH) Lanud Iswahjudi, berhasil memukul mundur ratusan pendemo yang ditengarai hendak menuntut aparat TNI AU untuk menjatuhkan sangsi kepada oknum TNI AU yang berbuat semena-mena terhadap salah seorang anggota ormas Pencak silat, Rabu (13/11/2019).

Dalam skenario latihan PHH sekelompok massa dari Madiun dengan korlap Soegoeng akan melaksanakan unjuk rasa terkait oknum TNI AU yang berselisih dengan salah satu anggota Pencak silat.

Selain berorasi menuntut pimpinan TNI AU Lanud Iswahjudi untuk menjatuhi sangsi juga melakukan pembakaran ban bekas di Pos barat Lanud Iswahjudi. Dalam orasinya pendemo yang berjumlah ratusan orang tersebut menuntut keadilan, karena salah satu warga dari Madiun
dipukul oknum TNI AU bernama Coro. Para pendemo menuntut keadilan hukum saudara Coro dan ingin bertemu komandan Lanud Iswahjudi.

Koordinator pendemo Soegoeng diijinkan masuk untuk melakukan negoisasi dengan pihak Lanud Iswahjudi, namun ada 2 pendemo anarkis Sdr Amir dan Sdr Suyut diamankan Pasukan pengamanan. Karena setelah demo di pos timur tidak berhasil akhirnya depo bergeser ke Pos barat.

Karena Melihat pendemo mulai berbuat anarkis, Pasukan Keamanan Pertahanan Pangkalan Lanud Iswahjudi mendesak mundur para pendemo, akhirnya dibantu menyemprotkan water cannon hingga para pendemo mundur. Situasi berangsur-
angsur pulih dengan keluarnya 2 perwakilan negoisator setelah mendapat penjelasan dari pihak Lanud iswahjudi. Pendemo akhirnya membubarkan diri.

Kejadian tersebut merupakan simulasi dari skenario latihan Pasukan Pertahanan
Pangkalan Lanud Iswahjudi, yang tergabung dalam latihan Program kerja Tahun
2019.

Dalam peninjauannya Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra,
SE.MM “Meminta latihan ini laksanakan dengan serius tanpa mengurangi unsur safety. Jangan merusak fasilitas yang ada maupun cidera diantara saudara semuanya.” Harapnya. (Gal)

News Feed