oleh

Jeffray Edward minta Pemerintah Serius Menangani Dan Perlindungan Petani Peladang

Beritatrends, Sintang – Kasus terhadap petani peladang oleh penegak hukum, dalam kasus membakar ladang miliknya, harus di tangani dengan serius, terutama dalam hal ini pemerintah, dan khususnya Pemkab Sintang, yang saat ini ada beberapa orang masyarakat yang ditangkap oleh penegak hukum, atas kebakaran lahan, jelas ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang Jeffray Edward Selasa (12/11/2019)

Dijelaskan Jeffray bahwa DAD Kabupaten Sintang sudah melakukan koordinasi dengan DAD Propinsi Kalbar, dalam penanganan kasus masyarakat yang ditangkap aparat penegak hukum atas kasus kebakaran lahan, untuk melakukan pendapingan hukum, dan kita juga di dukung oleh beberapa lembaga adat yang ada di sintang, dan tujuannya memberikan support kepada saudara-saudara kita dan keluarganya, jelasnya.

Kita juga minta mereka yang ditahan, agar dikeluarkan dan tidak di proses hukum, karena kita tau, para peladang ini adalah tradisi yang sudah turun temurun dan kearifan lokal masyarakat adat, dan jangan samakan peladang dengan penjahat, karena mereka yang berladang hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok keberlangsungan hidup keluarga, dan bukan mencari kekayaan tapi untuk cari makan, jelas Jeffray.

Kita terus lakukan pendapingan pada masyarakat yang di proses hukum, dan bentuk pendapingan, kita juga di dukung oleh berbagai elemen adat dan tokoh-tokoh adat maupun organisasi masyarakat adat, sampai proses ini selesai. Dan kasus ini akan menjadi atensi yang buruk bagi masyarakat kedepan, jika kasus ini tidak di tuntaskan dengan baik, makanya harus dituntaskan agar tidak ada ke kwatiran masyarakat ke depan untuk berladang, tetapi kita juga tetap mengikuti aturan pemerintah, tetapi pemerintah juga harus menjalankan undang-undang dan Perda tentang masyarakat adat dan kearifan lokal, jelas Jeffray.

Jefray juga minta Perda yang sudah ada di kabupaten sintang, agar betul-betul di jalankan, tentang masyarakat adat, jangan hanya jadi pajangan saja, tutup Jefray. (nus)

News Feed