oleh

Gadis Lampung Yang Berprestasi

Salwa Luthfianissofa, S.Ked bersama kakanya dan ibunya

Beritatrends, Pringsewu – Salwa Luthfianissofa, S.Ked, demikian nama gadis manis kelahiran Bandar Lampung 21 tahun lalu ini. Putri kedua Prof. Dr. Hj. Siti Patimah, M.Pd ini baru saja menempuh ujian skripsinya pada hari Jum’at 1 November 2019 tepat pukul 14.00 WIB. Sarjana Kedokteran jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini bercita-cita ingin menjadi dokter spesialis bedah, sesuatu yang diimpi impikannya selama ini.

Masa kecil dilaluinya dengan cukup sulit, ketika ibunya sedang menyelesaikan S3 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Salwa dan Kakaknya Arung harus ikut membanting tulang demi menyambung hidup di kota Kembang tersebut, mereka berjualan donat setelah sholat subuh, ditengah tengah dinginnya udara Bandung kala itu. Salwa yang baru kelas 1 SD dan kakaknya Arung kelas 3, harus belajar membagi waktu antara berjualan membantu ibunya, sekolah dan mereka juga harus mengasuh adiknya yang baru berusia tiga bulan karena ibunya harus fokus kuliah.

“Allah selalu bersama kami, ini diantara rahmat dari Nya, Perjuangan berat yang tidak sia sia”, demikian kata Salwa yang mampu menyelesaikan masa studinya hanya 3 tahun 4 bulan. Dengan bangga dia mengatakan kalau semua perjalanan sulit yang pernah dilalui telah membuahkan hasil, ibunya bisa mencapai gelar guru besar, kakak tertuanya Arung juga berhasil menjadi owner beberapa rumah makan dan sedang proses penyelesaian S2 nya, cita-citanya menjadi bisnisman sudah tercapai. Dan kata Salwa, adiknya yang dulu sakit sakitan ketika di Bandung Luthfi Alghinaya, sekarang sudah menjelma jadi pemuda ganteng, dan pernah menjuarai hafis Quran untuk tingkat anak anak remaja islam, sedangkan adiknya Faura sekarang sedang proses untuk menjadi penghafal Quran, mohon doanya ya kak,” ucapnya.

Ketika ditanya, apa yang membuat Salwa sukses dan kuat menjalani semua ini? “Ibu adalah inspirasi hidupku, motivasi terbesar dan my everithing” Kakak ku Arung, dia adalah laki laki pertama yang kucintai dan terus memberikan dukungan dalam banyak hal, kakak yang sangat kubanggakan.

Diakhir cerita, Salwa menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga, untuk Ibundanya yang terus berjuang demi anak anaknya, terima kasih untuk Ayahanda Santosa, S.IP yang telah membantu dan memberikan dukungan dalam penyelesaian kuliahnya. Tersayang Aa Arung, Adek Alghi dan Faura, kalian adalah inspirasi dan mata air kasih sayang untukku.

Terimakasih yang tidak terhingga juga untuk keluarga besar Yusuf Family terus doakan Salwa agar menjadi dokter spesialis yang salehah, Aamiin. (Muhammad Idris/Cikhan)

News Feed