oleh

Darurat Adminitrasi Desa Ngepung

Gelombang Tsunami Warga Ngepung Duduki PMD

Beritatrends, Nganjuk – Reaksi muncul sebagian warga Desa Ngepung yang berkepanjangan yang menimbulkan gejolak di PMD menyisahkan cerita panjang bahkan viral seantero nusantara tanpa adanya alternaltif penyelesaian yang sebenarnya sangat sederhana untuk menerima jawaban dari tuntutan tersebut. Jum’at (8/11/2019)

Sayangnya hal itu tidak di gubris pemangku wilayah bahkan Kepala Desa dan pemangku kepentingan lainnya berleha-leha dan membiarkan untuk tidak memberikan solusi yang justru mengesampingkan apa yang mereka keluhkan.

Informasi yang dihimpun terkuak dua misteri yakni keterbukaan dan transparansi anggaran Desa Ngepung tahun anggaran 2015,2016,2017 dan 2018 diberikan secara tertulis akan pulang ke rumahnya masing-masing.

Saat menemui Ketua FPMN Suyadi menyampaikan, kami telah mengkantongi temuan-temuan yang ada di APBDes Ngepung itu adalah tanah kelahiran saya,”jelasnya.

Lanjut Suyadi, ia menambahkan sebenarnya saya tidak mau seperti ini, jika keterbukaan dan transparasnsi Desa Ngepung bisa diterima masyarakat hidup kita tenang mas..,”jlentrehnya

Ditempat yang sama Ketua LSM DCW Djoelianto menggali informasi menemui ketua FPMN Suyadi menanyakan beberapa hal keterkaitan usainya unjuk rasa yang mereka alami bahkan beberapa armada datang mengantar massa yang bergelombang silih berganti.

“Dari apa yang dismpaikan suyadi itu sebenarnya sangat sederhana, dan itu harus diberikan informasi itu yang mana keterbukaan dan transparansi anggaran wajib diberikan kepada masyarakat. dana desa itu bukan untuk kepala desa tetapi diperuntuhkan untuk masyarakat di desa tersebut,” paparnya

Pria yang akrab disapa kang Djoel ini, mengkaji secara lebih mendalam serapan dan terapan APBDes tahun anggaran 2015,2016,2017 dan 2018 yang disampaikan suyadi,”katanya. (Kusno)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed