oleh

Dugaan Perampasan Mobil Juragan Rongsokan Sampangagung Berlanjut di Laporkan Ke Polres Mojokerto

Mobil korban yang muat rongsokan saat di bawah ke Polsek Kutorejo (ft:susilo/beritatrends.com)

 

Beritatrends, Mojokerto – Buntut dugaan Perampasan mobil sampah milik pengusaha rongsokan Joko Sumariono (42) alias Dono, asal Dusun Sugihwaras, Desa Sampangagung,Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto akhirnya dilaporkan ke polres Mojokerto.

Di dampingi pengacara Subekan,SH., korban Joko Sumariono, yang diduga mobilnya dihadang dan dirapas oleh saudara Untung Cs, melaporkan kejadian perampasan mobil yang terjadi pada hari kamis,(31/10/2019) yang lalu, ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu(SPKT) polres mojokerto.

Perlu diketahui mobil Zebra pick up Nopol L 8140 X yang dikemudikan Agus(21)asal Dusun Sugihwaras,Desa Sampangagung yang memuat sampah glasing plastik dari PT Bondvast Indo Sukses,dihentikan oleh Untung(50)asal Dusun Jambu,Desa Jiu,Kecamatan Kutorejo,Kabupaten Mojokerto bersama kedua rekannya yaitu,Kojin dan Nanang di Jl.Gua Putih Desa Sampangagung.

Agus, sopir pemuat sampah mengaku, bahwa dia dihadang 3 orang yang bernama Untung,Kojin dan Nanang saat keluar dari pabrik.

“Tiba-tiba ketiga orang tersebut langsung merampas kontak mobil, selanjutnya saya digiring ke kantor Polisi,”terangnya.

Korban Joko Sumariono saat Lapor di Unit SPKT Polres Mojokerto (ft:susilo/beritatrends.com)

 

Menurut pengacara korban H.Abdi Subhan,SH.,apa yang dilakukan Untung cs ini,diduga prilaku perampasan atau pebuatan tidak menyenangkan,dan ada unsur pidananya.

,”Tapi pihak SPKT Polres Mojokerto menolak laporan kami,dengan alasan kurang kuat bukti bila yang dilaporkan delik perampasan.Kami tetep menghormati penolakan mereka,tapi kita tetap maju terus melaporkan tindakan pelaku perampasan ini,dengan delik aduan lain,karena jelas klien kami dirugikan baik secara moril maupun materiel dengan ulah saudara Untung cs,” jelas subhan,Selasa(5/11/2019).

Masih menurut Subkan,menyayankan penolakan laporan klien nya oleh Unit SPKT,hanya karena barang bukti telah dikembalikan kepada korban oleh Reskrim Polsek Kutorejo, karena pada waktu itu keadaan darurat ,sebab masa dari warga sampangagung semakin banyak mendatangi Mapolsek kutorejo yang tidak terima mobil sampah milik Joko sumariono di hadang oleh saudara untung cs,yang kemudian diserahkan ke polisi.

“Kita tetap terima dan memahami saran dari pihak kepolisian,proses pelaporan ada beberapa pintu,bisa melalui Laporan Polisi(LP) maupun Dumas.Kalau LP ditolak dengan alasan unsur pidananya kurang,kita pakai Pengaduan Masyarakat(Dumas),disini jelas ada unsur pidananya,sebab pelaku telah melakukan penghadangan ,perampasan dan juga unsur perbuatan tidak menyenangkan,” pungkas Subhan.

Subhan berjanji akan mengawal kasus ini sampai tuntas, untuk mendapatkan keadilan bagi klien nya yang telah dirugikan secara moril dan materiel.(sus)

News Feed