oleh

Puncak Festival Kampung Pesilat Meriah, Tahun Depan Undang Pesilat Seluruh Indonesia

Bupati Madiun, Ahmad Dawami bergandengan tangan dengan pimpinan pesilat dari 14 perguruan pencak silat dalam puncak festival kampung pesilat yang digelar bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) malam. 

 

Beritatrends, Madiun – Puncak Festival Kampung Pesilat yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda berlangsung meriah di alun-alun Kota Caruban, Kabupaten Madiun, Senin (28/10/2019) malam.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang biasa disapa Kaji Mbing mengatakan festival saat ini digelar masih dalam tahapan untuk mempersatukan dari 14 perguruan silat berbeda. Untuk festival tahun-tahun berikutnya akan diselenggarakan secara nasional dengan mengundang seluruh daerah dalam perhelatan kejuaraan.

“Insyaallah nanti kami tetap ada mimpi untuk skala lebih besar mencakup nasional. Tapi semuanya harus melalui proses,” kata Kaji Mbing.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami memberikan sambutan dalam puncak festival kampung pesilat yang digelar bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) malam. 

Agar pelaksanaan festival kedepan berlangsung baik, Bupati Kaji Mbim meminta agar para pesilat dari 14 perguruan pencak silat berkomitmen untuk mempertahankan kerukunan di Kabupaten Madiun.

“Hari ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda kita selenggarakan puncak festival Kampung pesilat, setelah kemarin rangkaian pawai untuk mengumpulkan semua perguruan yang berbeda. Dan yanf penting saat ini bagaimana kita pertahankan pondasi kerukunan tanpa konflik antar perguruan pesilat,” kata Bupati Madiun H Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing di alun-alun kota Caruban, Senin (28/10/2019) malam.

Untuk kedua kalinya Pemkab Madiun menggelar Festival Kampung Pesilat Indonesia 2019. Acara yang menampilkan atraksi para pesilat ini digelar di alun-alun kota Caruban juga sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober.

Salah satu pimpinan perguruan pencak silat memperagakan jurus silat dalam puncak festival kampung pesilat yang digelar bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) malam. 

 

Festival Pencak Silat merupakan rangkaian  kegiatan  Festival  Kampung Pesilat Indonesia yang digelar 27-28 Oktober 2019. Pada hari pertama dilaksanakan pawai pesilat yang diikuti ribuan anggota perguruan silat.

Setidaknya terdapat 14 perguruan pesilat yang ikut meramaikan peragaan seni bela diri dalam bentuk kreasi tari. Tak hanya itu ada pula penampilan fashion show dari sepuluh jenis batik dengan corak dan ciri khas dari Kabupaten Madiun sebagai kampung pesilat.

Keempat belas  Perguruan Pesilat yang mengikuti Festival Kampung Pesilat Indonesia 2018 ini yakni, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, IKS Kera Sakti.

Nampak peragaan busana batik kampung pesilat meramaikan dalam puncak festival kampung pesilat yang digelar bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) malam. 

 

Kemudian perguruan Ki Ageng Pandan Alas, Tapak Suci, Pro Patria, Persinas ASAD, Merpati Putih, Pagar Nusa, dan Cempaka Putih serta Persaudaraan Sejati, Pro Patria, Persaudaraan Pangastuti Tundung Madiun.

Hadir dalam acara Festival Kampung Pesilat Indonesia Kabupaten Madiun, jajaran Forkopimda serta Walikota Madiun Maidi. Sementara itu ribuan warga Kabupaten Madiun tampak memadati alun-alun kota Caruban untuk menyaksikan Festival Kampung Pesilat Indonesia 2019.

Ia menambahkan satu tahun ini Pemkab Madiun  fokus untuk membangun pondasi Kampung Pesilat Indonesia dengan terus menciptakan kerukunan. Selanjutnya akan ditingkatkan pada potensi wisata budayanya. (MAL).

News Feed