oleh

721 Cakades 2019 di Kabupaten Mojokerto Melaksanakan Ikrar Damai

721 Cakades saat membacakan ikrar damai dalam pilkades serentak 2019 Kabupaten Mojokerto

 

Beritatrends.com, Mojokerto – 721 Calon Kepala Desa(Cakades)di Kabupaten Mojokerto Deklarasi damai menjelang Pilkades serentak di Kabupaten Mojokerto tanggal 23 Oktober 2019.Pembacaan ikrar damai pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Mojokerto tahun 2019, Rabu (9/10) siang di Pendapa Graha Majatama.

Hadir pada acara ikrar damai Cakades se-Kabupaten Mojokerto antara lain,Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi,Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno,Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, Sekdakab Herry Suwito, Kepala Kejakasaan Negeri Mojokerto Rudy Hartono, Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto Muslim, Asisten beserta Staf Ahli, unsur Forkopimda lainnya, beserta OPD.

Dalam sambutanya,Wakil Bupati Mojokerto H.Pungkasiadi,berpesan agar semua calon kepala Desa(Cakades) tahun 2019 harus siap menang dan siap kalah.

“ Saya berharap 721 orang Cakades dari 18 kecamatan yang ikut dalam Pilkades serentak yang dilaksanakan tanggal 23 Oktober 2019 nanti,harus siap menang maupun kalah,”tegasnya.

Ikrar Damai para Cakades di Kabupaten Mojokerto di pendopo Pemkab(ft:exklusif/susilo/beritatrends.com)

 

Pungkasiadi juga meminta,agar Pilkades serentak yang diikuti 251 Desa pada tanggal 23 Oktober 2019, terhindar dari segala benturan-benturan antara sesama pendukung.

“Pilkades serentak adalah merupakan kegiatan rutinitas enam tahunan,yang harus disikapi secara dewasa, wajar, arif dan bijaksana sesuai peraturan perundang-undangan berlaku,”tutur Wabup.

Masih kata Wabup Pungkasiadi,Pilkades harus dipandang sebagai sarana perwujudan demokrasi dan partisipasi masyarakat Desa,oleh karena itu, hajatan demokrasi setiap 6 tahun sekali ini hendaknya disambut dengan suka cita dan menjadi alat pemersatu masyarakat. Bukan malah memecah kubu dan mengkotak-kotakan masyarakat.

” Saya mewanti-wanti, agar kampanye dari masing-masing calon dilakukan dengan tertib, dan tidak boleh saling menjatuhkan rival.Semua kegiatan kampanye harus tertib, damai, dan santun. Hindari kampanye hitam dan menjatuhkan rival, apalagi ada ujaran kebencian yang berunsur sara. Semua yang terlibat dalam pilkades maupun panitia pemilihan Desa, saya minta terus berkoordinasi dan mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang terjadi,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini,Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, hadir dalam ikrar ini menyatakan komitmen aparat dalam menyukseskan Pilkades serentak Kabupaten Mojokerto pada tanggal 23 Oktober 2019.

“Para Cakades antara yang menang dan kalah, adalah sesuatu yang sama berharganya.Bagi yang menang, kami harap bisa menjadi pemenang bermartabat. Artinya menang dengan jujur, adil, dan tetap santun. Begitu juga yang kalah, akan tetap terhormat. Artinya tidak ada perasaan rendah diri, dan siap membantu yang menang dalam membawa kemajuan Desanya masing-masing,” tutur Kapolres Mojokerto.(sus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.