oleh

Semarak HUT RI ke 74 Pesta Rakyat Desa Ngampel 

Semarak HUT RI ke 74 Pesta Rakyat Desa Ngampel 

 

Beritatrends.com, Ponorogo – Pagi diwali dengan gerak jalan pukul 06.30 wib jalan santai dan pengundian PBB itu dimulai dengan dipimpin oleh Kepala Desa Ngampel dan didampingi oleh Sekcam pemberangkatan jalan santai pada hari Sabtu,  07 September 2019 jalan santai dimulai.

Bersama Kepala Desa Ngampel, masyarakat mengikuti pawai mengelilingi desa dengan serangkaian acara pawai kirab budaya bersama persatuan drum band indonesia (PBI) Gita Prima Ceria MIM-12 NGAMPEL Balong ponorogo.

Dengan adanya jalan santai bersama warga pada intinya juga untuk mengumpulkan warga di ajak jalan santai dan untuk menjalankan tugas penyelesaian menuju slogannya pemerintahan ponorogo wajib bayar pajak itu juga yang lunas dapat hadiah dari kepala desa.

Semarak HUT RI ke 74 Pesta Rakyat Desa Ngampel 

Jalan santai finish di lapangan depan balai Desa Ngampel yaitu lapangan Garuda Ngampel, disitu warga berkumpul mendapatkan undian yang di selengarakan oleh kepala desa yang wajib lunas pajak saat itu setiap RT yang lunas pajak PBB akan mendapat hadiah undian berupa kambing, peralatan rumah tangga, payung dll.

Siangnya diadakan pentas seni Gajah Puspita Manggolo Desa Ngampel tampil di lapangan bersama rakyat dan masyarakat untuk memperingati HUT RI ke 74 dan memang budaya dan kesenian tidak ketinggalan juga setiap tgl 11 rutinan reog juga bisa untuk melaksanakan kegiatan itulah keistimewaan dan dalam kepemimpinan kepala Desa Ngampel, Siswanto.

Pada Malam hari diadakan hiburan band klasik Djadoel, ternyata Kepala Desa Siswanto penggemar musik Djadoel memang awalnya Siswanto selalu aktif dalam musik klasik sebelum menjabat kepala desa. Tutur kata awal ia juga penggemar band musik the Djadoel makanya Siswanto mengenang masa – masa penjuangan sebelum dia menjabat Kepala Desa.

“Maka dari itu kesenian itu tetap selalu di ingat dan di budayakan agar seni itu berkembang dan tidak punah.”  tutur Siswanto selaku Kepala Desa Ngampel.

Uniknya cerita itu diucapkan di depan masyarakat agar semua yang dilakukan ada arti dan hikmah dan kenangan bersejarah musik band klasik.

Pada malam itu ternyata penggemarnya luar biasa dari generasi muda remaja tidak mau ketinggalan orang tua yang masih suka dengan diadakan pentas malam itu yaitu pentas musik The Djadoel. (Sugeng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed