oleh

Plh Kajari Tepis Penyelidikan Kasus yang Mendera Jajaran KPUD Sampang Dipending

Beritatrends.com, Sampang – Pasca menerima pengaduan dari salah satu elemen masyarakat jajaran korps adhyaksa langsung menindaklanjuti dengan melakukan pemanggilan sekaligus pemeriksaan kepada mantan penyelenggara pemilu dalam rangka pemilihan umum Legislatif dan Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden pada tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Secara maraton bahkan dalam tahap pengumpulan bahan keterangan itu Team Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri Sampang langsung mendatangi pihak-pihak terkait di lapangan.

Langkah dan gerak cepat membuahkan hasil karena hasil ekspose perkara sudah ditemukan peristiwa pidananya (predikat crime), maka dengan dasar Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlid) Team Penyidik Tipikor mengembangkan target pemanggilan dan pemeriksaan kepada komisi pemilihan umum sampang beserta jajaran kesekretariatan mulai dari bendahara, para kasubag dan bahkan mantan ketua KPU sampang, syamsul muarif sudah memenuhi panggilan penyidik beberapa waktu yang lalu.

Kasus dugaan pemotongan dana per-TPS dalam rangka pileg dan pilpres ini mulai dilakukan pengusutan oleh jajaran adhyaksa setelah KPU sampang beserta jajarannya menuntaskan 3 perhelatan akbar berawal dari pilkada serentak baik pilbup maupun pilgub.

Pileg dan pilpres serta melaksanakan Pemungutan Suara Ulang pilkada sampang sebagai amanah putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Pelaksana harian (Plh) Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Edi Sutomo menanggapi pertanyaan awak media di ruang kerjanya menyatakan, “Siapa bilang kasus dugaan pemotongan dana TPS dipending, Bahkan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan salah satu PPK di ruang sebelah.”ungkapnya

“Insya Alloh melaksanakan kewenangan yang kami miliki sudah sesuai dengan koridor hukum yang ada, janganlah membuat opini seolah-olah bekerja out of rule”, tambahnya.

Sementara Azis saat dihubungi via whatsapp yang juga pernah mengemban amanah sebagai penyelenggara pemilu dari sisi pengawasan.

Mempertanyakan eksistensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sampang dengan competensi absolut yang dimiliki sehingga sampai terjadinya dugaan pemotongan anggaran TPS yang cukup masiv dan terjadi pada banyak wilayah kecamatan

Bawaslu sampang dengan struktur organ yang dibentuk sampai ke tingkat TPS ini tidak maksimal melaksanakan tugas dan kewenangan yang dimiliki serta hanya mengawasi sisi proses tahapan pemilu sedangkan perilaku penyelenggara tekhnis pemilu lepas dari pengawasan”, sebagaimana amanah konstitusi.(Abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed