oleh

Diduga Melakukan Pelecehan Sex Terhadap Anak Didik Oknum PNS di Polisikan

ft:Ilustrasi

 

Beritatrebds.com, Mojokerto – Kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur kini kembali terjadi di wilayah Mojokerto,Kali ini terjadi diwilayah hukum Polres Mojokerto Kota dan korbanya adalah anak baru duduk di bangku sekolah di Taman kanak-kanak(TK-B).

Pelecehan sex di duga dilakukan seorang oknum PNS Pemkab Mojokerto sekaligus sebagai guru pendamping sekolah TK di kota Mojokerto berinisial (T) di dilaporkan ke bagian Unit perlindungan Perempuan dan anak(PPA) Polres Mojokerto Kota, lantaran diduga melakukan pelecehan sex terhadap salah satu siswinya yang masih balita.

Kemudian Orang tua korban didampingi kuasa hukumnya Puspa pahlupi,SH., melapor ke Unit PPA Polres Mojokerto Kota, Kamis(06/09/2019) setelah orang tua anak melihat ada pembekaan bagaian alat vital dan anak mengeluh sakit saat buang air kecil.

“Pulang sekolah anak saya mulai rewel. Saya tanya kenapa, tidak dijawab. Nangis terus. Perasaan saya gak enak. Malamnya, entah bagaimana saya insting lihat bagian vital anak saya, dan ternyata ada pembengkakan, Kemudian dipertegas penjelasan kakaknya. Akhirnya saya putuskan untuk visum,” jelasnya.

Puspa menjelaskan,Korban yang masih berumur 5 tahun tersebut diduga menjadi korban pelecehan sex yang dilakukan oleh seorang oknum guru pendamping.Kasus pelecehan sex itu terjadi pada Senin (26/8/2019) silam,dan dilakukukan oleh pelaku di lingkungan sekolah korban.

“Untuk barang bukti sampai saat ini masih belum ada. Masih menunggu hasil visum. Namun sementara kita akan membawa saksi-saksi, guru korban,” terang Puspa.

Ditempat terpisah, guru pendamping berinisial T saat ditemui wartawan disekolahan, menepis semua tuduhan yang disampaikan orang tua korban.

Menurut pengakuannya, anak tersebut sempat rewel dan menangis terus kemudian Ia membujuknya, dan bekata kepada korban,”bila kamu rewel terus, baju kamu tak berikan orang, sambil ia membawa seutas tali rafia guna membujuk koban agar tidak rewel terus.

“Saya di fitnah,saya tidak pernah melakukan perbuatan itu.Dan semua yang dituduhan dan disampaikan oleh ibu korban, itu semua adalah tidak benar,” katanya.(sus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed