oleh

Ledhug Seni Budaya Tradisi Magetan

Pembukaan ‘Festival Ledhug 2019’, di GOR Ki Mageti, Kamis (5/9/2019).

Beritatrends.com, Magetan – Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Magetan penyelenggarakan ‘Festival Ledhug 2019’, bertempat di GOR Ki Mageti, Kamis (5/9/2019). Dengan mengambil tema kembangkan seni budaya tradisi.

Festival Seni Ledhug merupakan event tahunan dikabupaten Magetan, yang menampilkan seni Lesung dan Bedug. makna ledug adalah lesung suro dan bedug muharam.

Ledug merupakan perpaduan budaya tradisi jawa dan budaya islami, untuk meyambut dan merayakan tahun baru jawa dan tahun baru islam di Kabupaten Magetan.

Diharapkan dengan seni budaya tradisi khas Magetan ini, dapat lestari dan berkembang menjadi sarana rekreasi dan destinasi wisata budaya baru.

Festival ledug ini diselengarakan terangkai dengan acara Kirab Nayoko Projo Andum Berkah Bolu Rahayu yang akan diselenggarakan pada Sabtu nanti tanggal 7 September 2019 mendatang.

Festival ini di ikuti oleh 14 sanggar seni di seluruh Kabupaten Magetan ;
1. Sanggar Elwasaly.
2. Sanggar Fisahab.
3. Sanggar Sentaka Nada.
4. Sanggar Luk-Luk.
5. Sanggar Seni An-Nafi.
6. Sanggar WSI.
7. Sanggar KSJ.
8. Sanggar Ki Ageng Selo,
9. Sanggar STG.
10. Sanggar Krida.
11. Sanggar Paradipta.
12. Sanggar Sampur Kuning.
13. Sanggar Why N Friends.
14. Sanggar Probo Sumuar.

Drs. Venly Tomy Nicholas, SH, MM, Plt. Kepala Disparbud Kabupaten Magetan menyampaikan, tak kurang 14 sanggar seni di kabupaten Magetan menampilkan tradisi seni ledhug. Diharapkan festival Ledhug bisa menjadi ajang untuk meningkatkan kreativitas para pelaku seni di Magetan.

“Gelaran tahunan ini diselenggarakan untuk melestarikan seni budaya asli Magetan sebagai budaya tradisional yang adiluhung. Pun dari setiap tahun penyelenggaraan, para peserta terus berinovasi untuk menyuguhkan penampilan terbaiknya,” Terangnya.

Bupati Magetan dalam sambutan yang disampaikan oleh Asisten Administrasi dan Umum, Ir.Rahmad Edy menyampaikan bahwa Lesung merupakan manifestasi dari budaya Jawa, sedangkan Bedug adalah simbol ajaran Islam. Berpadu membangun harmoni masyarakat yang religius dan melestarikan budaya.

Bupati mengajak untuk bersama melestarikan dan mengembangkan budaya asli Magetan dengan terus berbenah diri dan berinovasi tanpa melupakan jati diri.

Gelaran pembukaan festival ledhug 2019 ini juga mendatangkan pengamat seni dari ISI Yogyakarta, Anton Rustandi Mulyana (ISI Surakarta) dan Ratna Mustikasari Dewi (STKW Surabaya) untuk menentukan lima penyaji terbaik dalam penampilan Ledhug. (Gal)

News Feed