oleh

Satu Suro di Makam Eyang Ronggo Galih Bupati Magetan ke 2

Ritual di Makam Eyang Ronggo Galih yang di Pimpin oleh Juru Kunci Mbah Bardi serta para sesepuh yang diikuti oleh Warga Masyarakat Sekitar

Beritatrends.com, Magetan – Dalam rangka memperingati Satu Suro atau perayaan Tahun Baru Jawa di Kabupaten Magetan, diadakan Pagelaran Wayang Kulit yang berada di Makam Eyang Ronggo Galih, yang terletak di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo arah barat dari pusat kota Magetan. Senin (02/09/2019)

Eyang Ronggo Galih merupakan Bupati ke 2 Kabupaten Magetan yang memerintah pada tahun 1703 – 1709 yang lalu.

Makam Eyang Ronggo Galih Bupati Magetan ke 2

Sebelum diadakannya Pagelaran Wayang Kulit, terdapat hal religius yang dilaksanakan para Sesepuh dan para warga yang berada di Makam Eyang Ronggo Galih tersebut, Para Sesepuh serta warga sekitar Melaksanakan Ritual tertentu sebelum diadakannya Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk.

 Ritual di Makam Eyang Ronggo Galih oleh Para Sesepuh serta Warga

Dalam Kegiatan Pagelaran Wayang Kulit di Dalangi oleh Alex Budi Sabdo Utomo, Dengan mengusung tema, Abimanyu Pinalungan, atau yang lebih dikenal sebagai Tokoh Kesatria.

Alex Budi Sabdo Utomo selaku Dalang dalam Pagelaran Wayang Kulit Mengatakan, “Sudah sejak tahun 2002 sampai sekarang menjadi Dalang dalam pagelaran wayang yang berada di Makam Eyang Ronggo Galih tersebut”

 Ritual di Makam Eyang Ronggo Galih oleh Para Sesepuh serta Warga

Dalam kegiatan Wayang Kulit kali ini Bupati Magetan Beserta rombongan turut hadir dalam pagelaran Wayang Kulit yang diadakan di Makam Eyang Ronggo Galih tersebut.

 

Sambutan Bupati Magetan Terhadap Warga Masyarakat Sekitar

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto SH. M.Si Mengatakan, “Pada malam peringatan satu suro kali ini, di makam ki ronggo galih bupati tepatnya Magetan ke 2, secara rutin ditradisikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. dan ini merupakan sebuah pertunjukan yang sangat baik, karena didalam pagelaran wayang kulit merupakan tontonan sekaligus tuntunan.

Ritual di Makam Eyang Ronggo Galih oleh Para Sesepuh serta Warga

Bupati Magetan berharap tradisi jawa ini bisa terus berkembang dengan baik dan dapat menjadi tontonan sekaligus tuntunan bagi warga masyarakat sekitar. (Wawa/Red)

News Feed