oleh

Kenalkan Pariwisata Kabupaten Kediri, Mahasiswa UM Ciptakan Maskot Sadulur Kadiri

Karakter Karakter Maskot yang diciptakan Mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk Mengenalkan Pariwisata di Kabupaten Kediri

Beritatrends.com, Kediri – Mahasiswa Universitas Negeri Malang berinovasi untuk menciptakan karakter kartun untuk mengenalkan Pariwisata di Kabupaten Kediri.

Berhasilnya mahasiswa UM ini telah mengantarkan tim Sadulur Kadiri dari Universitas Negeri Malang untuk berlaga di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional PIMNAS ke-32 2019 (PIMNAS) yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) ini akan digelar di Universitas Udayana, Bali pada 27-31 Agustus mendatang.

Tim Sadulur Kadiri terdiri atas empat mahasiswa UM yakni Leny Suryani, Rahmi Rabbani, dan Dwi Yudi Novitasari dari Seni dan Desain, serta Elvira Ika Prastia dari Jurusan Akuntansi berkolaborasi menciptakan karakter kartun yang terinspirasi dari budaya dan pariwisata Kabupaten Kediri.

Karakter Karakter Maskot yang diciptakan Mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk Mengenalkan Pariwisata di Kabupaten Kediri

Karakter tersebut merupakan perwakilan dari sektor alam yaitu Klud, kesenian yaitu Ranan, kuliner yaitu Tata, religi yaitu Poh dan buatan yaitu Sigumul.

Pembuatan karakter ini ditujukan untuk mengenalkan Pariwisata dan Kebudayaan di Kabupaten Kediri kepada masyarakat secara luas.

“Dibuatnya karakter-karakter tersebut juga diharapkan dapat menambah daya tarik wisatawan khususnya di Kabupaten Kediri dan mengenalkan pariwisata dan budaya kepada anak-anak dalam bentuk kartun yang lebih digemari”, ucap Leny Suryani selaku ketua tim.

“Pengembangan karakter kartun tersebut telah diapresiasi dan didukung oleh bapak Adi Suwignyo selaku kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri”, imbuhnya.

“Atas nama Dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten kediri mengucapkan terima kasih atas karya Sadulur Kadiri dimana Membuat ilustrasi kartun yang mencerminkan tempat destinasi wisata di Kabupaten Kediri, menjadi suatu icon baru yang bisa membuat gebrakan dan membantu publikasi ke seluruh dunia”, ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Leny Suryani menyampaikan bahwa desain karakter yang telah dibuat telah divalidasi oleh Ketua Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) yaitu Andreas Syah Pahlevi.

Tidak hanya disajikan dalam bentuk digital karakter yang unik dan menarik saja, Sadulur Kadiri telah mengaplikasikan karakter ke dalam bentuk nyata yaitu dalam bentuk merchandiseseperti gantungan kunci, kaos, dan buku mewarnai. Merchandise tersebut tersedia di Tourist Information Centre (TIC) yang ada di dalam Monumen Simpang Lima Gumul.

Merchandise kaos yang dibuat tentunya tidak hanya berisi karakter saja, namun pada bagian belakang kaos terdapat kata-kata khas dari kabupaten Kediri seperti Peh, Cah, Kuwi, Ugong, To yang dilengkapi dengan penjelasannya sebagai upaya edukasi pengenalan bahasa lokal. Informasi lebih lanjut mengenai kartun Sadulur Kadiri dapat diakses melalui instagram @sadulurkadiri_. (Leny Suryani)

News Feed