oleh

TMMD Ke-105 Tahun 2019 Kabupaten Mojokerto Resmi di Tutup

Dandim 0815(ft:no.3 dari kiri)foto bersama setelah selesai upacara penutupan TMMD

 

Beritatrends.com, Mojokerto – TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD)Imbangan yang ke-105 di Kabupaten mojokerto yang dilaksanakan di Desa Kebon Tunggul resmi ditutup,Kamis(08/08/2019).

Turut hadir ,Forkopimda Jawa Timur,Irdam,Danrem 082/CPYJ ,Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan weharima ,SH.,Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno , para Kepala satuan  jajaran Korem 082/ CPYJ,dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto,kepala Dinas dan intansi ,para tokoh Masyarakat ,tokoh agama,tokoh pemuda,serta Ormas.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno,yang bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima Kodam Brawijaya V/Brawijaya.Bahwa kegiatan TMMD ke-105 tahun 2019 kali ini dilakasanakan serentak di beberapa kabupaten di Jawa timur,dan salah satunya dilaksanakan di Desa Kebontunggul,Kecamatan Gondang,Kabupaten Mojokerto.

Peserta upacara penutupan TMMD 2019 di Desa Kebontunggul,Kecamatan Gondang kabupaten Mojokerto

Kegiatan TMMD ini,didukung oleh Dinas Kesehatan,Pertanian,BKKBN,Sosial,Kehutanan,Pekerjaan Umum,Kejaksaan,Serta lepolisian ini mengambil tema”Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Maayarakat”.

Tema tersebut sangat relevan dan sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 tahun 2004,khususnya tentang tugas TNI pada ONSP yaitu,Memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan sistim pertahanan semesta dan membantu tugas pemerintah didaerah khususnya dalam Aspek pembangunan kuwalitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu TNI berkomitmen untuk turut ambil bagaian dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat,dan mewujudkan kemanungalan TNI-Rakyat sebagai kekuatan pertahanan.sejarah telah membuktikan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan.Sampai kapapun roh TNI adalah rakyat,karena tanpa rakyat TNI bukanlah apa-apa,” ucap kapolres dalam membacakan sambutan dari Pangdam V/Brawijaya.

Di lain pihak Dandim Mojokerto setelah selesai upacara penututupan TMMD menyampaikan,bahwa kegiatan TMMD ini bertujuan mengaplikasikan kemanungalan TNI bersama rakyat ,untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri.

“Sebenarnya masyarakat ini sudah aman,tinggal memberdayakan di bidang usaha kerakyatan yaitu,di bidang wisata Desa,serta usaha Mikro Kecil Dan Menengga(UMKM),” ujar Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hernawan Weharima,SH.

Dandim 0815 ,menambahakan bahwa program TMMD merupakan program lintas Sektoral,yang telah dilaksanakan mulai tahun 1980,dan merupakan bagaian dari kegiatan Binter dalam rangka memberdayakan pertahanan wilayah di darat,guba membantu tugas-tugas Pemerintah didalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Yang dalam pelaksanaanya dilakukan bersama-sama masyarakat.(sus)

News Feed