oleh

Sosialisasi Integrasi Bangsa, Bupati Madiun Instruksikan Prostitusi Di Pasar Muneng Ditutup

SAMPAIKAN MATERI–Bupati Madiun, Ahmad Dawami Sosialisasi integrasi bangsa untuk pemantapan ketahanan bangsa digelar Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri Kabupaten Madiun di Aula Kantor Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (7/8/2019) malam.

 

Beritatrends.com, Madiun — Bupati Madiun, Ahmad Dawami meminta seluruh warga untuk bersama pemerintah merubah stigma Muneng yang memiliki aktifitas prostitusi di Pasar Muneng, Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Tak hanya itu, Bupati Kaji Mbing meminta warga bersama pemerintah sepakat menutup dan menghentikan aktivitas prostitusi di Pasar Muneng.

“Mari kita rubah stigma Muneng. Kasihan anak-anak kita. Kalau masih ada lingkungan seperti ini maka tidak akan sejahtera warga Madiun,” kata Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang biasa disapa Kaji Mbing saat bertatap muka pada kegiatan sosialisasi integrasi bangsa di Aula Kantor Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (7/8/2019) malam.
Sosialisasi integrasi bangsa untuk pemantapan ketahanan bangsa digelar Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri Kabupaten Madiun. Selain Bupati Kaji Mbing, sosialisasi itu dihadiri Kepala Bakesbangpoldagri, Agus Budi Wahyono, Kadis Perhubungan, Kurnia Aminulloh, Kadis Perindagkop, Anang Sulistijono, Kasat Pol PP, Supriyadi, camat dan beberapa kepala desa.

TANGGAPI–Bupati Madiun, Ahmad Dawami menanggapi pertanyaan warga dalam kegiatan sosialisasi integrasi bangsa pemantapan ketahanan bangsa yang digelar Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri Kabupaten Madiun di Aula Kantor Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (7/8/2019) malam.

Bupati Kaji Mbing menegaskan hal itu terkait persoalan pendidikan dan kesehatan di Desa Muneng yang berdampak pada kesejahteraan warga. Pasalnya, jumlah penderita HIV /AIDS di wilayah Kecamatan Pilangkenceng tertinggi nomer tiga di Kabupaten Madiun.

Orang nomer satu di Pemkab Madiun prihatin dengan jumlah penderita HIV/AIDS di Kecamatan Pilangkenceng yang besar. Bila tidak segera ditutup aktivitas prostitusi di Pasar Muneng maka bisa menambah jumlah pengidap HIV/AIDS.
“Semua sepakat ditutup ya. Besok semua dinas melangkah dan masyarakat ikut menjaga agar ditutup aktifitas prostitusinya,” jelas Bupati Kaji Mbing.

Bupati Kaji Mbing menceritakan sengaja memilih desa Muneng, karena ada indikator kesehatan dan pendidikan yang pengaruhi kesejahteraan. Dengan demikian bila pembangunan dilakukan terasa sia-sia bila sektor kesehatan dan pendidikan tidak tertangani dengan baik.

SAMPAIKAN DUKUNGAN–Warga menyampaikan dukungan untuk menutup aktifitas prostitusi di Pasar Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (7/8/2019) malam.

Ia merincikan pengidap HIV/AIDS tertinggi pertama di Kabupaten Madiun berada di Kecamatan Jiwan sebanyak 117 orang diikuti Kecamatan Saradan, 76 orang dan Kecamatan Pilangkenceng sebanyak 74 orang.

“Jumlah penderita banyak di Kecamatan Jiwan paling banyak karena ada lokalisasi 43 tahun yang tidak ditutup. Sementara di Saradan tinggi karena ada warung remang-remang,” kata Kaji Mbing.

Dari jumlah penderita itu, sebanyak 20 persen diderita ibu rumah tangga. Jumlah itu dapat makin bertambah banyak bila area prostitusi tidak ditutup permanen.

Terhadap fakta itu, Bupati Kaji Mbing meminta warga tidak membenci atau mengucilkan warga yang terkena HIV. Ia menegaskan warga harus membenci tindakannya. “Maksiatnya yang harus dibenci. Dan orangnya harus tetap disayangi,” jelas Kaji Mbing.

PAK NDUL–Pak Ndul, youtuber ternama asal Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng juga memberikan masukan terkait penutupan aktifitas prostitusi di Pasar Muneng.

Instruksi Bupati Kaji Mbing menutup praktek prostitusi di Pasar Muneng mendapatkan apresiasi dari warga. Warga meminta agar praktek prostitusi segera ditutup agar tidak meresahkan masyarakat. “Kami minta secepatnya untuk ditutup praktek prostitusi di Pasar Muneng. Kami warga siap mendukung,” jelas Nurdiana.

Nurdiana khawatir bila tidak secepatnya ditutup, maka berdampak negatif bagi anak-anak. Tak hanya itu, para ibu rumah tangga khawatir lokasi prostitusi menjadi pelarian suami yang lagi bertengkar dengan istrinya.

Kepala Badan Kesbangpoldagri Kabupaten Madiun, Agus Budi Wahyono mengatakan sosialisasi ketahanan bangsa di Muneng dan Sambirejo untuk penguatan ketahanan warga yang berada didaerah perbatasan dengan kabupaten lain.

Untuk itu semua elemen diundang guna memberikan masukan dan aspirasi mewujudkan ketahanan bangsa bagi Kabupaten Madiun. Dengan demikan, visi dan misi Kabupaten Madiun yang aman, mandiri, sejahtera dan berakhlak terlaksana. (MAL)

News Feed