oleh

Ketua FGD Tanggapi Penangkapan 2 ASN di Sampang

Beriatrends.com, Sampang – Jajaran Korps Adhyaksa di Sampang beberapa hari lalu melakukan tindakan penegakan hukum dengan adanya penangkapan  terhadap (2) orang oknum ASN.

Oknum ASN Dinas Pendidikan Sampang diduga menerima fee pada proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) pada SDN Banyuanyar 2 Kecamatan Sampang.

Publik tentunya dihadapkan pada (2) pertanyaan yang ditujukan pada institusi Kejaksaan, yang pertama seriuskah kejaksaan akan lakukan pengembangan kasus sampai menemukan *intelectual deadernya*, sehingga tidak hanya menyentuh pada tataran eksekutor lapangan semata kemudian bagaimana dengan status hukumnya *pemberi fee proyek*.

Abdul Azis Agus Priyanto,  SH
Ketua Forum Gardu Demokrasi (FGD), Divisi Politik,  Hukum dan HAM meberikan apresiasi dan mendukung  penuh terhadap jajaran korps Adhyaksa dalam melakukan tindakan penegakan hukum bila murni dalam rangka menjalankan kewenangan absolut yang diberikan undang-undang.

Terkait pengenaan UU pasal 12 huruf (e)  kepada dua (2) orang oknum ASN yang ditangkap saya berpikir cukup maksimal serta menjadi pertanyaan publik bagaimana dengan sangsi pada UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi pasal 5 ayat 1 huruf a dan b serta pasal 5 ayat (2) karena *status ASN yang disandang oleh Pemberi fee proyek*
Sehingga agar tidak terkesan klo penangkapan  dua (2) oknum ASN tersebut menjadi target utama bahkan ada by design maupun pesanan (delict by order) atau bahkan adanya dugaan kriminalisasi. (Abdul)

News Feed