oleh

Kampung Pesilat Nanggap Wayang, Bupati Madiun Minta Warga Jaga Kebersamaan dan Kerukunan

Bupati Madiun, Ahmad Dawami bersama Walikota Madiun, Maidi, mantan Bupati Madiun, Muhtarom, Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono dan pejabat OPD lingkup Kabupaten Madiun menonton pentas kampung pesilat nanggap wayang di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban, Kamis (25/7/2019) malam.

Beritatrends.com, Madiun — Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro meminta seluruh warga menjaga kebersamaan dan kerukunan setelah Kabupaten Madiun dideklarasikan sebagai kampung pesilat Indonesia. Pasalnya, menjaga kebersamaan dan kerukunan menjadi kunci mewujudkan visi misi Kabupaten Madiun yang aman, mandiri, sejahtera dan berakhlak.

Permintaan itu disampaikan Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang biasa akrab disapa Kaji Mbing saat membuka pagelaran Kampung Pesilat Nanggap Wayang di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kamis ( 25/7/2019) malam.

Pagelaran kampung pesilat nanggap wayang dengan mengambil lakon Kresno Winisudo (Banjaran Noroyono) dibawakan dalang kondang dari Rembang, Ki Sigit Ariyanto. Lakon Kresno Winisudo menceritakan perjalanan hidup Kresno, seorang pemimpin yang memiliki karakter berkarisma. Sejak kecil Noroyono (Kresno) digembleng di desa terpencil hingga akhirnya saat beranjak dewasa berpisah dengan saudaranya untuk belajar ilmu kanuragan dari para resi dan begawan.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami berfoto bersama abdi dalem penunggu makam raja-raja mataram Kota Gede, Yogyakarta sebelum menonton pagelaran kampung pesilat nanggap wayang di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kamis (25/7/2019) malam.

Saat kembali di padepokan Widorokandang, Noroyono mendapatkan cobaan lantaran bertikai dengan Kongsodewo yang menginginkan tahta Manduro. Meski dibantu pamannya, Suratimontro, Kongsodewo tidak bisa mengalahkan Noroyono. Kongsodewo akhirnya mati dengan senjata cakra.

Pasca bertikai dengan Kongsodewo, Noroyono hijrah ke negeri Dworowati. Di negeri inlah Noroyono menjadi pemimpin yang amanah dan memimpin rakyatnya tanpa kekerasan.

Pertunjukan kampung pesilat nanggap wayang dihadiri ribuan warga yang memenuhi halaman Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban. Tak hanya itu, 38 abdi dalem penunggu makam raja-raja mataram Kota Gede, Yogyakarta hadir dalam pagelaran wayang kulit.

Ribuan warga memadati Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban menyaksikan pagelaran wayang memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke-451, Kamis (25/7/2019) malam.

Tak hanya itu, hadir Walikota Madiun, Maidi, mantan Bupati Madiun, Muhtarom, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Suwandi, Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Penta Lianawati, Sekda Kab Madiun, Tontro Pahlawanto, kepala OPD, tokoh pesilat dan tokoh masyarakat.

Bupati Kaji Mbing mengatakan Pemkab Madiun sengaja mengambil tema lesehan agar semua warga yang datang bisa melihat pertunjukan wayang hingga selesai. Untuk itu, Pemkab Madiun menyediakan karpet yang digelar sebagai tempat duduk penonton.

Ia menambahkan pagelaran Kampung Pesilat nanggap wayang diharapkan menjadikan seluruh warga makin guyup. Apalagi sebanyak 14 perguruan pencak silat di Kabupaten Madiun sudah bersepakat mendeklarasikan menjaga kedamaian dan tidak akan ada lagi pertikaian.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami didapuk naik panggung pagelaran wayang menjelaskan rencana pembangunan Kabupaten Madiun kedepan.

“Sebanyak 14 perguruan pencak silat sudah sepakat damai dan berjanji bersama membangun Kabupaten Madiun. Nanti setelah pondasi kampung pesilat kuat maka nanti akan bicara prestasi,” jelas Kaji Mbing.

Kaji Mbing menekankan pentingnya membumikan ruh kerukunan dan guyup itu masuk ke hati semua warga. Dengan demikian, tidak akan terjadi lagi pertikaian antar warga.

Menurut Kaji Mbing, Kabupaten Madiun yang memasuki usia ke-451 harus diperhitungkan dilevel nasional. Untuk itu, Caruban sebagai ibu kota Kabupaten Madiun harus menampakan wajahnya sebagai kota.

“Spasma jadi bukti adanya keramaian kota. Sejak dibuka tanggal 18 Juli 2019, acara spasma tidak pernah sepi. Dan kedepan batas kota akan diperlebar hingga Balerejo ,” jelas Bupati Kaji Mbing. (MAL)

News Feed