oleh

Kader DPC PPP Kabupaten Mojokerto Unjuk Rasa Mununtut Sekretaris DPC PPP di Pecat

Para pengujuk rasa dan awak media di depan kantor DPC PPP Kabupaten Mojokerto

 

Beritatrends.com, Mojokerto – Kader Partai Persatuan Pembangunan(PPP) Kabupaten Mojokerto melakukan aksi unjuk rasa,Sabtu(13/07/2019)di Kantor DPC PPP JL.Raya Gayaman No.71,Kecamatan Mojoanyar,Kabupaten Mojokerto.

Aksi unjuk rasa para kader PPP Kabupaten Mojokerto tersebut, menuntut Sekretaris PPP
Kabupaten Mojokerto Ainur Rosyid,S.IP,ME., untuk di pecat dari jabatan sebagai sekretaris DPC PPP Kabupaten Mojokerto dan dari keanggotaan PPP.

Ainur Rosyid yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto,dan juga merupakan Caleg incamben,serta menjabat sekretaris DPC PPP Kabupaten Mojokerto tersebut,diduga telah mengelapkan uang untuk para saksi PPP pada Pileg 2019 sebesar Rp.100 juta.Dan uang tersebut sedianya di bagikan kepada para saksi untuk para Caleg di 5 dapil yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Pimpinan unjuk rasa Subkhan,menyampaikan saat orasi di Kantor PPP bahwa Ainur Rosyid sudah tiga kali memenuhi panggilan SatReskrim Polres Mojokerto terkait pengelapan uang untuk saksi PPP.

Banner bertuliskan Risyid koruptor terpampang di tembok kantor DPC PPP Kab.Mojokerto

Subkhan menuturkan bahwa Ainur Rosyid yang menjabat sebagai sekretaris DPC PPP Kabupaten Mojokerto yang juga sebagai Koordinator Caleg PPP Dapil 1 Mojokerto(Mojosari,Pungging,dan Ngoro)pada sekitar bulan April 2019 telah diduga mengelapkan uang bantuan untuk Saksi PPP Pileg 2019,yang didapat dari DPW PPP Provinsi Jatim,dan diduga tidak membagikan kepada para saksi PPP sebagaimana mestinya,sesuai kesepakatan hasil musyawara mufakat.

“Setiap anggota PPP dilarang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PPP dan melakukan pebuatan yang menjatukan nama baik dan kehormatan PPP, ” tegasnya.

Selain itu Matroji Mahfud,sabagai pelapor yang juga Kader PPP,menegaskan,bahwa secara lembaga dan manusiawi memaafkan tindakan Ainur Rosyid,dan terlapor juga sudah mohon maaf dan mengakui perbuatanya tersebut,yaitu mengelapkan uang saksi PPP.

“Secara manusiawi kita maafkan,tapi proses hukum tetap harus berjalan sesuai aturan ubdang-undang yang berlaku, sampai ada keputusan yang seadil-adilnya,dan kita para kader PPP Kabupaten Mojokerto menuntut agar Ainur Rosyid dipecat dari Sekretaris DPC PPP Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.(sus)