oleh

Cacing Menjadi Berkah Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun

Beritatrends.com, Madiun – Dalam memajukan perekonomian Desa, Pemerintah menggelontorkan dana desa (DD) hingga Ratusan triliun. Yang digunakan untuk infrastruktur serta pemberdayaan manusia dan pemberdayaan ekonomi Desa.

Pemerintah Desa Purworejo kecamatan Geger Kabupaten Madiun telah melakukan pemberdayaan terhadapap kaum perempuan dengan cara menyosialisaikan masalah kesehatan. Baik ditingkat dusun hinga ketingkat desa, Jumat (5/7/19). Karena kesehatan merupakan kunci utama kemakmuran masyarakat pedesaan,” jelas Suprayogi, Kepala Desa Purworejo.

Nuri kader kesehatan desa Purworejo mengatakan,”Kegiatan sekarang ini kita memberikan penyuluhan dan senam kesehatan terhadap ibu – ibu hamil. Karena didesa Purworejo ada sekitar 30 ibu yang sedang mengandung/hamil,” terangnya.

Disamping memberikan penyuluhan dan senam untuk ibu hamil, Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun lewat Pemerintah Desa Purworejo memberikan bantuan Gizi,” susu bagi ibu hamil dan menyusui serta kacang hijau, telur, gula, beras merah, supaya ibu dan bayi yang didalam kandung sehat sampai dipersalinan nantinya,” ujar Nuri.

“Lewat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Purworejo, dana desa diperuntukan usaha perternakan dan industri usaha kecil. Seperti berternak/usaha Ayam Jawa Super (Joper), budidaya ikan lele, ternak kambing, kelinci dan cacing,” imbuh Suprayogi.

Disamping sebagai pendampingan posiandu balita dan lansia, PKK desa Purworejo kecamatan Geger Kabupaten Madiun juga mengembangkan usaha kecil. seperti membordir, usaha keripik ketela dan jamu trdisiinal yang dikerjakan di rumah – rumah warga,” jelas Kades Purworejo.

Suprayogi juga menjelaskan selama ini usaha dari masyarakat maupun BUMDES-nya sudah mengalami kemajuan signifikan.”Mulai dari ternak hinga usaha rumahan (Home Industri) membuahkan hasil, salah satu contoh ternak cacing, sudah ada distributor dari luar kota seperti Kota Sragen dan Solo mereka datang kesini setiap bulanya untuk membeli hasil ternak cacing. informasi yang di dapat cacing tersebut untuk dijadikan bahan kosmetik maupun kesehatan,” imbuhnya.

Sementara kegiatan seperti ternak ikan lele, kelinci, ayam jawa super dan ternak kambing. Kita perlu kerjasama dari Dinas Perikanan Dan Peternakan agar diberikan pengarahan serta bimbingan. Sebab masalah pemasaran kita belum bisa maksimal, seperti ayam jawa super setiap 50 hari kita sudah harus panen dan harus segera terjual, mengingat jika tidak terjual kita akan merugi di pakanya,” jelas orang nomor satu di desa Purworejo tersebut.

Suprayogi Kepala Desa Purworejo Kecamatan Geger Madiun mejelaskan ke wartawan Beritatrends.com, ada intruksi dari Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputo, Untuk penggunaan dana desa jangan terfokus pada infrastruktur saja, harus seimbang dengan pemberdayaan masyarakatnya baik di tingkat SDM-nya dan pengembangan usaha kecil di desa – desa. Supaya Dana Desa bisa dirasakan diseluruh lapisan masyarakat Kabupaten Madiun. ( E’Tj )

Komentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed