oleh

Penyuluhan Jentik Nyamuk Mandiri, KKN UM Sukolilo Pilih Wilayah Endemis

Penyuluhan Jentik Nyamuk Mandiri, KKN UM Sukolilo Pilih Wilayah Endemis

Beritatrenda.com, Malang – Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Malang (KKN UM) Sukolilo 2019 kali ini kembali melaksanakan program kerja (proker) yang bertujuan untuk memberikan edukasi terkait kesehatan kepada masyarakat.

Kali ini Proker dilakukan dengan penyuluhan Jentik Nyamuk Mandiri yang merupakan hasil kolaborasi antara KKN UM Sukolilo 2019 dengan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Sukolilo.

Penyuluhan Jentik Nyamuk Mandiri telah dijalankan sejak (23/6). Dalam proker ini mahasiswa KKN UM Sukolilo 2019 melakukan penyuluhan door to door serta membagikan stiker pemberantasan jentik nyamuk kepada tiap rumah yang dikunjungi.

“Disini kami (mahasiswa KKN UM Sukolilo 2019) masuk ke rumah-rumah di daerah endemis yang telah diusulkan pihak Poskesdes Sukolilo untuk kami periksa terkait jentik nyamuk dan kami juga memberikan stiker yang bertuliskan cara-cara pemberantasan jentik nyamuk kepada warga,” tutur Syamsiatul Faricha yang merupakan penanggung jawab dari proker ini.

Umumnya penyuluhan jentik nyamuk yang bisa mencegah demam berdarah (DBD) ini dilakukan oleh Poskesdes Sukolilo selama satu bulan sekali namun dengan adanya mahasiswa KKN UM Sukolilo 2019, maka penyuluhan ini dilakukan secara mandiri oleh warga Desa Sukolilo melalui cara-cara yang diadopsi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penyuluhan Jentik Nyamuk Mandiri tidak dijalankan disetiap Rukun Tetangga (RT) di Desa Sukolilo ini karena hanya beberapa RT saja yang warganya pernah terjangkit DBD hingga bisa dikatakan RT yang bersangkutan adalah wilayah endemis DBD. Atas saran dari Poskesdes Sukolilo hanya di wilayah endemis saja yang perlu dilakukan penyuluhan yaitu di RT 19, RT 20, RT 23 dan RT 24.

Penyuluhan Jentik Nyamuk Mandiri pada kenyataannya adalah proker yang berhasil mendapatkan tanggapan positif dari pihak Poskesdes Sukolilo maupun warga desa yang telah didatangi.”Proker ini bisa dikatakan bagus karena bisa memudahkan pihak Poskesdes Sukolilo dalam meminimalisasi kejadian DBD,” Ungkap Indra selaku pemegang seluruh program dari Poskesdes Sukolilo.

“Program kerja ini bagus mbak, itu akan membantu kami (Poskesdes Sukolilo) dan mempermudah pekerjaan kami karena dari pihak Poskesdes sebulan sekali (diadakan penyuluhan jentik nyamuk) dan dengan adanya stiker ini warga desa juga bisa memeriksa seminggu sekali jadi bisa meminimalisasi penyakit DBD,” ucapnya.

Pewarta : Khusnul Khotimah
Fotografer : Bagus Rofiq Fardholi dan Dwi Aruma Urnika

News Feed