oleh

Puncak HUT ke 73 TNI AU, Kasau akan bangun Denhanud di Lanud Iswahjudi

Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb M. Satrio Utomo, S.H., bertindak sebagai inspektur upacara dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI AU.

Beritatrends.com, Magetan – Penlanud Iswahjudi, Selasa (9/4) Tepat 73 tahun dihari kelahiran TNI Angkatan Udara, tanggal 9 April 1947 silam yang ditetapkan oleh Presiden Ir Soekarno. Hari ini diperingati secara sederhana di Lanud Iswahjudi, bertindak sebagai Inspektur Upacara Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb M. Satrio Utomo, S.H., dan diikuti oleh seluruh seluruh anggota Lanud Iswahjudi dan Insub, dilapangan Dirgantara.

Pada kesempatan tersebut Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb M. Satrio Utomo, S.H., membacakan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M. Dalam sambutanya Kasau mengatakan bahwa peringatan HUT ke-73 TNI AU ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk melestarikan nilai-nilai historis perjuangan TNI AU sejak awal berdiri, serta sebagai evaluasi atas pencapaian yang telah diraih TNI AU sampai dengan hari ini.

Kasau Marsekal TNI Yuyu dalam sambutannya mengutip pernyataan Presiden Ir Soekarno pada peringatan ke-9 Hari AURI tahun 1955, yang menyatakan “Kuasailah udara untuk melaksanakan kehendak nasional kerana kekuatan nasional di udara adalah faktor yang menentukan dalam perang modern”. “Pernyataan Presiden Soekarno tersebut menegaskan bahwa TNI AU memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka menegakkan kedaulatan negara. Untuk itu, peran penting TNI AU tersebut harus kita implementasikan dalam tugas dan pengabdian kita sehari hari”, ajak Kasau.

Kasau juga menyampaikan berbagai kemajuan sampai saat ini, serta proyeksi prioritas pembangunan TNI Angkatan Udara pada masa mendatang. Diantaranya selama tahun 2018 dan triwulan pertama 2019 tidak ada peristiwa accident terjadi. Kasau berharap dapat terus mengembangkan safety culture dan mempertahankan kondisi zero accident.

Selain itu TNI AU juga telah melaksanakan operasi bantuan sosial dalam rangka membantu korban bencana alam di Lombok dan Palu. Pesawat-pesawat angkut dan Helikopter TNI AU total telah mengangkut 26.801 orang dan 2.860 ton logistik pada kedua bantuan operasi tersebut. Capaian lainnya pelaksanaan latihan Angkasa Yudha 2018, dilaksanakan dengan model dua belah pihak dikendalikan yang dilaksanakan dengan memanfaatkan sistem olah Yudha Seskoau.

Program santunan kepada 104 keluarga prajurit yang gugur dalam tugas, berupa beasiswa untuk putra-putri sampai lulus kuliah, serta pembangunan 1000 rumah prajurit dan banyak lagi inovasi-inovasi baru sehingga mengefisienkan penggunaan anggaran hingga mampu menghemat puluhan milyar rupiah.

Sedangkan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 adalah melanjutkan program road to zero accident untuk mempertahankan zero accident,mempercepat pengadaan alutsista, pembangunan network centric warfare, pembentuan Skadron Udara 33, 27, Satuan Rudal (Satrudal) Pam Ibukota serta tiga Detasemen Hanud di Lanud Iswahjudi, Lanud Roemin Nurjadin dan Lanud Raden Sadjad Ranai. Sementara Kasau juga akan meningkatkan Lanud Adi Soemarmo, Solo, Lanud ELtari, Kupang dan Lanud Sam Ratulangi, Manado, menjadi Lanud Tipe “A” dan Lanud tipe “C” akan dibangun di Batam, Saumlaki, Wamena, serta Pos Angkatan Udara di Sorong.

Usai pelaksanaan upacara, dilaksanakan pembagian hadiah lomba dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI AU, diantaranya lomba bola Voley, bulu tangkis, tenis lapangan, futsal dan lomba kebersihan lingkungan perkantoran. (Gal)

Loading...

News Feed