oleh

Gara Gara Tiang, Camat Banyuates Diperiksa Inspektorat.

Camat Banyuates di periksa Inspektorat terkait penggunaan fasilitas lapangan olah raga di wilayah Kecamatan Banyuates.

Beritatrends, Sampang – Achmad Jauhari Chandra selaku Camat Banyuates Diduga tidak mengindahkan instruksi Bupati Sampang. Bahkan kabar yang beredar, Camat Banyuates tersebut sudah diperiksa oleh tim dari Inspektorat.

Ditemui di kantornya, Ari Wibowo selaku auditor kepegawaian, bidang Inspektur Pembantu wilayah dua. Mengatakan sudah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Camat Banyuates tersebut di periksa oleh tim sebanyak lima orang, yang terdiri dari Inspektur Pembantu 1, 2 dan 3.

“Camat Banyuates diperiksa kurang lebih selama 1 jam lebih oleh tim inspektorat,” ungkapnya mewakili Inspektur Soeharjanto Senin 8 Maret 2019.

Salah satu Tim pemeriksa Camat Banyuates tersebut menjelaskan, bahwasanya laporan langsung masuk kepada Bupati Sampang, terkait penggunaan fasilitas lapangan olah raga di wilayah Kecamatan Banyuates.

“Laporan langsung masuk kepada bupati sampang dan di tindak lanjuti oleh inspektorat, untuk merespon pengaduan masyarakat tersebut,” tambahnya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan terkait PP nomer 53 tahun 2010 tentang Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil. Pihaknya masih mengembangkan jika ada fakta lain yg ditemukan di lapangan, jika pemeriksaan sudah cukup akan segera di laporkan ke Pimpinan Daerah.

Terpisah Achmad Jauhari Chandra membenarkan bahwa dirinya telah diperiksa Inspektorat karena dinilai melanggar peraturan tentang kedisiplinan ASN. Mantan Sekcam Banyuwates tersebut menuturkan, sekitar sepuluh hari yang lalu. Dirinya mendapat perintah dari Bupati untuk memindahkan tiang bendera yang ada di tengah lapangan ke pinggir.

” Tiang itu dinilai bisa mengganggu para atlet sepak bola. Dan Bupati meminta agar tiang itu digeser ke pinggir lapangan,” tuturnya.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum bisa memindahkan tiang tersebut ke pinggir lapangan. Sebab, tiang berukuran besar dan Berat. Sehingga membutuhkan alat berat ( katrol ) untuk bisa mengangkat dan memindahkan tiang itu. Jika proses pemindahan tiang hanya menggunakan tenaga manual tidak bisa, dan sangat sulit.

Jauhari mengaku tidak pernah bermaksud untuk tidak menjalankan perintah Bupati. Sebagai warga asli Banyuwates, selama ini dirinya selalu berupaya mengabdi dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

” Sebagai bawahan saya selalu siap menjalankan perintah Bapak Bupati. Saya ingin membangun dan melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Di temui di gedung DPRD setempat usai menghadiri rapat paripurna. Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dengan tegas mengatakan. Saya tidak mau main main, Jika ada Camat Di Kabupaten Sampang tidak mau merespon perintah. Pimpinan Daerah akan langsung pasang badan. (ToMet)

Loading...

News Feed