oleh

Material Langka, Tawarkan Peluang Usaha Baru Bagi Kontraktor

Ir.Muchtar Wahid, kepala bidang Bina Marga, Dinas PUPR kabupaten Magetan.

Beritatrends.com, Magetan – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Magetan angkat bicara terkait adanya keluhan dari para kontraktor tentang kendala material seperti Paving, Aspal dan pabrik AMP (Asphalt Mixing Plant) yang tidak ada di pasaran pada awal tahun 2019 ini.

Hal tersebut dibantah keras oleh kepala bidang Bina Marga, Dinas PUPR kabupaten Magetan, ir.Muchtar Wahid.

“Sebelum kami perencanaan, kami sudah survei lapangan terkait kesediaan stok material, maka sebenarnya stok material tersebut ada,” ungkap Muctahar Wahid.

Lanjut Muchtar,”kita sudah merencanakan semuanya dengan teliti, sudah kita hitung bukan hanya paving, aspal, produsen amp, serta tenaga kerja dan kesulitannya,” ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah meninjau ke AMP untuk melihat langsung produksifitas Hotmix masing-masing AMP.

“Sebelum kita melounching sebuah pekerjaan kita sudah survey kesediaan material. Kita sudah survey dipabrik AMP Madiun, Ngawi dan Lainya,” terang Muchtar.

Muchtar menyarankan kelangkaan material seharusnya bisa menjadi peluang usaha baru bagi kontraktor di kabupaten Magetan untuk memproduksinya sendiri.

“Seharusnya itu bisa menjadi peluang usaha baru untuk teman-teman kontaktor, untuk berkembang menjadi pabrik Paving dan sebagainya, dari pada mengambil material dari daerah lain,” kata Muchtar.

“Memang terjadi kesulitan material pada akhir tahun 2018 kemaren, karena pekerjaan dikerjakan bebarengan pada satu bulan terakhir. Semua harus berebutan material tersebut dan berbagi dengan yang lain,” pungkas Muchtar.

Diketahui banyak penyedia material, paving dari luar Magetan, seperti Madiun, Ngawi serta dari perusahaan perusahaan yang ingin memasukkan campany profilenya ke Dinas PUPR Magetan. Itu menjadi bukti bahwa kesedian material di karisidenan Madiun masih terpenuhi. (Gal)

Loading...

News Feed