oleh

Wabup Mojokerto Meresmikan Gedung Instalasi Farmasi,Diagnostik Dan Emergency RSUD RA Basoeni

Wakil Bupati Mojokerto pada sesi wawancara dengan awak media setelah peresmian gedung baru RSUD RA Basouni

beritatrends.com – Mojokerto,Wakil Bupati Mojokerto H.Pungkasiadi meresmikan gedung Instalasi Farmasi,Diagnostik dan Emergency Rumah Sakit Umum RA Basoeni Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto,Kamis(24/01/2019).

Hadir dalam acara louncing tiga gedung Rumah Sakit Umum RA Basoeni antara lain,Wabup Mojokerto H.Pungkasiadi,Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H.Ismail,Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono,Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hernawan Wehsrima,dan sekda Kabupaten Mojokerto Heri Suwito berserta pejabat utama Pemkab Mojokerto.

Direktur Utama RSUD RA Basouni dr.Endang Sulistyowati,dalam sambutannya mengatakan jika rumah sakit ini di bangun tahun 2005 dan telah menjalankan fungsinya yakni,melayani kesehatan masyarakat hingga saat ini.

“Dengan berjalanya waktu akhirnya Pemda Kabupaten Mojokerto memberikan amanah dana untuk membangun Rumah Sakit RA Basoeni ini.Dimana click pada tahun 2016-2018 Pemda Mojokerto sudah mengucurkan dana sebesar 58 miliar.Dan wujud fisik dari dana tersebut yaitu dengan terbangunnya gedung Instalasi 2 lantai,gedung berbentuk 4 lantai,dan gedung Diagnostik 4 lantai,”Jelasnya.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah RA.Basoeni, dr. Endang Sulistyowati juga berharap agar tahun depan pemda tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan dana untuk pembangunan di tanah eks kecamatan,yang bakal kami bangun untuk rawat inap dan lahan parkir bertingkat.

Dilain pihak menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan jika memang sebuah komitmen Pemda Mojokerto untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat Mojokerto.

“Kami berharap dengan adanya gedung baru ini,bisa menambah jumlah pelayanan dan kwalitas pelayananya.Dan untuk kebersihan Rumah Sakit ini harus lebih bersih dan tidak bauh limbah.Dan semua perawat dan dokter harus ramah pada pasien dan ucapan yang santun.Dan terkait bantuan dana 27-30 miliar untuk pembangunan Eks Kecamatan bakal kita anggarkan di P-APBD tahun 2019 sehingga tahun 2020 nanti sudah bisa mulai di bangun,”terangnya

Pungkasiadi juga mengatakan bahwa orientasi pembangunan gedung untuk ruang rawat pasien adalah untuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,bukan fokus untuk peningkatan PAD.

“Kita berusaha untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat yang kurang mampu,dan kita tingkatkan juga dari segi sarana dan prasarana dan semua itu adalah satu paket,”pungkas Wabub Pungkasiadi pada awak media.(sus)

Loading...

News Feed