oleh

Dua Kubu PSHT Magetan Konflik

Ratusan masa warga PSHT di tertibkan oleh Kepolisian, Sabtu (19/01/2019).

Beritatrends.com, Magetan – Geger terjadi pada Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Magetan.

Pengukuhan Pamter (Korlap) cabang Magetan dan perguruan ranting Magetan dengan kepengurusan baru tidak disetujui oleh sebagian warga PSHT lain.

Warga PSHT yang tidak setuju mendatangi lokasi untuk membuyarkan kegiatan tersebut.

Kejadian mencekam dari pendekar dan pengukuhan terjadi di Desa Tunggur, kecamatan Lembeyan, Sabtu (19/01/2019) malam.

Juarno alias Djutoel, Anggota pengurus ranting lembeyan yang memakili masa menjelaskan bahwa kedatangannya bersama warga PSHT lain untuk mempertayakan legalitas dari pengukuhan tersebut.

“kenapa dilakukan pengukuhan ketua cabang maupun ketua ranting yang baru,” kata Djutoel, Sabtu (19/01) saat dimintai keterangan mengenai aksinya bersama masa.

Kubu yang tidak setuju juga meneriaki warga PSHT lain yang akan memulai acara pengukuhan. Sampai kepolisian kewalahan saat menertipkan masa.

Menurut djutoel saat ini yang menjabat sebagai Ketua Cabang PSHT Magetan untuk masa bakti 2018-2021 adalah Drs. Nanang Budi Setyaji, M.Pd.

“ketua cabang PSHT dikabupaten Magetan ada, dikecamatan Lembeyan PSHT juga masih ada,” ungkapnya.

Djutoel juga mengatakan,”PSHT Magetan sudah ayem tentrem, sudah kondusif, jangan sampai ada kubu-kubu yang bisa menghancurkan PSHT,” pungkas Djutoel.

Sampai saat ini, pihak kubu PSHT yang melakukan pengukuhan belum bisa di dimintai keterangan. Diduga, ini terjadi karena imbas konflik internal yang terjadi dipusat PSHT Madiun tentang kepemimpinan Organisasi.

Pihak kepolisian yang datang kelokasi membuyarkan masa pesilat dan membatalkan pengukuhan. Hingga dilakukan patroli sampai pagi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Gal)

Loading...

News Feed