oleh

BPJS Nunggak, Bupati Suprawoto Sarankan RSUD Dr. Sayidiman Lakukan Ini

Bupati Magetan, Suprawoto

Beritatrends.com, Magetan – Tunggakan kewajiban Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Magetan capai Rp. 16 miliar.

Hal tersebut mendapat tanggapan santai dari Bupati Magetan, Suprawoto. Ia menjelaskan kalau BPJS menungak ke BPJS itu ada bunganya,”Kalau tidak salah 1% per satu bulan,” ujar Suprawoto.

BPJS Kesehatan diwajibkan membayar denda 1 persen per bulan dari total tagihan kepada RSUD. Sayidiman.

Menurutnya jika kita memberi piutang kepada pemerintah, resiko kita Nol,”Jadi tidak ada yang dirugikan,” sentil Suprawoto.

Sebagai Badan Layanan Umum (BLU), rumah sakit seharusnya memiliki pengelolaan uang yang baik, rumah sakit bisa memutar kembali uang mereka, yang membuat setiap tahun ada keuntunganya.

Kembali Suprawoto menegaskan,”Persoalanya hanya menunda pembayaran, dan BPJS harus membayar denda,” kata dia.

Dengan meminjam dana talangan ke Bank dengan bunga dibawah besaran bunga yang didapat dari tunggakan BPJS, RS bisa dapat untung tiap tahunya,” pungkas Suprawoto.

Rumah sakit dapat meminjam dana dari Bank dengan menyiapkan surat invoice dan permohonan tagihan kepada BPJS Kesehatan.

Invoice digunakan sebagai alat untuk meminjam dana talangan ke bank.

Diberitakan sebelumnya, selama bulan Ocktober , November, Desember BPJS kesehatan menungak pembayaran klaim yang diajukan RSUD Dr. Sayidiman Magetan. Dengan total mencapai Rp. 16 Miliar, dampaknya membuat operasional rumah sakit terganggu, karena anggaran untuk pengadaan obat dan gaji tenaga medis nyantol di BPJS. (Gal)

News Feed