oleh

Hendri Winarno Tersangka Kridit Fiktif Di Bank BNI Cabang Madiun

Kantor BNI 46 Madiun

Beritatrends.com, Madiun – Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Galang Artha Sejahtera, Hendri Winarno (35) ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim penyidik tindak pidana koropsi (Tipikot) Satreskim Polres Madiun. setelah mengantongi bukti kuat dan melakukan gelar perkara, pada Senin (7/1/2018) kemarin, Hendri winarno ditetapkan sebagai tersangka.

AKP Logos Bintoro kepada Beritatrends.com Rabu (9/1/19), menjelaskan penetapan Hendri sebagai tersangka korupsi kredit fiktif KUR dengan kerugian negara mencapai Rp 1,2 milyar dilakukan setelah polisi mengantongi bukti yang kuat setelah di lakukan gelar perkara.

“Semua yang terkait akan kita panggil untuk dimintai keterangan, untuk mengungkap adanya tersangka lain atau keterlibatan oknum pegawai BNI dalam kasus ini,”Terang Logos.

“Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur, kerugian negara akibat tindak pidana korupsi ini mencapi Rp 1,2 miliar,” ungkap Logos.

Berawal ketika di bulan Oktokber 2017 kasus ini telah ditangani oleh Tipikor Polres Madiun. Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi Polres Madiun menemukan adanya aliran dana fiktif Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan BNI Cabang Madiun kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Galang Artha Sejahtera.

Koperasi Galang Artha Sejahtera yang berada di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun itu merekayasa data anggotanya sebagai pemohon kredit sehingga seakan-akan anggota koperasi tersebut mengajukan KUR.

Tidak tanggung – tangung dalam melancarkan aksinya Hendi Winarno mengajukan 300 orang angota Koperasinya, untuk proses pengajuan KUR kurun tahun 2012-2014 ke BNI cabang Madiun. ( E’Tj )

News Feed