oleh

Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD, Dr. Sayidiman Magetan

RSUD dr. Sayidiman Magetan, Rabu (14/11/2018)

Beritatrends.com, Magetan – Kurang memuaskannya pelayanan Rumah Sakit Umum Daeran (RSUD) dr. Sayidiman Kabupaten Magetan sering dikeluhkan beberapa pasien rumah sakit, namun hal tersebut ditepis oleh pihak Rumah Sakit.

Management RSUD Dr. Sayidiman Magetan terus berbenah guna meningkatkan pelayanan terhadap pasien yang akan berobat ke RSUD.

“Kami sebenarnya sudah melakukan yang terbaik terhadap pelayanan pasian yang akan berobat ke RSUD dr. Sayidiman satu satunya rumah sakit yang berada di Magetan,”ucap dr. Rudi Kepala Instalisi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Sayidiman Magetan kepada Beritatrends.com, Rabu (14/11/2018).

Pelayanan kami sebenarnya menggunakan sistem yang sesuai dengan aturan standart Rumah sakit, contohnya begitu masuk IGD sudah dilakukan penanganan oleh petugas yang jaga.

Pasien harus masuk manapun sudah di sesuaikan melalui zonanya.

Zona merah yang harus secara cepat dan serius untuk penaganannya tanpa pikir panjang kita akan berikan pertolongan.

“Di zona merah semua alat sudah komplit hanya satu alat yang masih berada di tempat ruangan tertentu, sedangkan di zona kuning alatnya tidak selengkap di zona merah karena di zona kuning itu bisa dikatakan harus rawat inap atau bisa langsung pulang setelah beberapa saat mendapatkan pelayanan, dan zona biru adalah zona yang dipastikan pasien bisa langsung pulang,”jelasnya.

Lanjut dr. Rudi, IGD yang merupakan alur masuk, kita gunakan prinsip Quick in, Quick out artinya cepat masuk, cepat mendapat pelayanan, dan cepat sembuh.

Ditambahkan Kepala bagian pelayanan, dr Ratna mengatakan, sampai saat ini pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap pasien.

“Namun berhubung banyaknya pasien yang masuk biasa lah kalau ada beberapa yang mengatakan pelayanannya kurang bagus dan tidak adanya rumah sakit pembanding di Kabupaten Magetan, sehingga membuat pelayanan RSU Dr. Sayidiman dianggap kurang bagus, Kami berharap kepada Pemerintah Kabupten Magetan diadakan rumah sakit satu lagi agar bisa membedakan satu dengan yang lain,”pungkas Ratna. (Gal)

News Feed