oleh

9 PL Dan 4 PSK Terjaring Operasi Satpol PP Magetan

PL dan PSK diamankan petugas Satpol PP Kabuoaten Magetan, Jum’at (27/7/2018) malam.

Beritatrends.com, Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah (Satpol PP) Kabupaten Magetan melakukan operasi gabungan guna cipta kondisi diwilayah Kabupaten Magetan, serta menindaklanjuti aduan masyarakat, Jum’at (27/7/2018).

Tindak lanjut Laporan Warga Masyarakat tersebut adalah tentang Keberadaan Pekerja Sex Komersial (PSK) dan keberadaan Cafe Malang Maospati di Kecamatan Maospati yang beroperasi kembali setelah ditutup oleh Satpol PP Magetan, pada Senin (19/2/2018) lalu.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan Chanif Tri Wahyudi, M.Si mengatakan,”Kita telah lakukan Pelaksanaan operasi dan pemantauan di Lokasi tempat Pekerja Sek Komersial dan Cafe Malang serta area pasar penampungan Magetan,” ujarnya.

“Pelaksanaan Patroli pengamanan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat di kecamatan Maospati khususnya dan masyarakat magetan pada umumnya,” terang chanif

Chanif menjelaskan,”untuk sasaran Patroli hanya di seputaran tempat mangkal PSK dan Ex Cafe Desa Malang, Kecamatan Maospati serta Pasar Penampungan Magetan”.

Patroli dibagi menjadi 2 Tim, yaitu Tim I jumlah 15 personil, Dipimpin Kasubag Perencanaan, evaluasi dan pelaporan, Safaat Setia R, SSTP, melaksanakan pengamanan di Seputaran kecamatan Maospati area PSK dan Pasar Penampungan Magetan.

Tim II jumlah 15 personil, berasama Kasi Binluh, Arif Hadi Suranto, S Sos yang melaksanakan patroli di area PPU (Pasar Produk Unggulan) Maospati dan Cafe Malang jl. Raya Maospati – Solo.

Lanjut Chanif, Patroli gabungan berhasil mengamankan 9 orang Pemandu Lagu (PL) yang berada di Cafe Desa Malang, Kecamatan Maospati dan 4 orang yg diduga sebagai PSK dari jln. Malang Maospati.

Selanjutnya terduga pelanggar Perda kabupaten Magetan tersebut dibawa kekantor satpol pp untuk dilkukan proses penyidikan dan penyelidikan beraama Dinas Sosial Kabupaten Magetan (Dinsos) dengan disertai pembuatan BAP dan Surat Pernyataan yang ditandatangani terduga pelanggar perda.

Setelah selesai melakukan verifikasi pembinaan Terduga PL dipulangkan ke tempat cafe Maospati, Sedangkan terduga PSK masih harus dilakukan cek darah terkait HIV AIDS oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan. (Gal)

News Feed