oleh

Petani Tebu Tuntut Janji Rendemen 7.5 Persen PG Lestari

Beritatrends.com, Nganjuk – Sejumlah petani tebu dan sopir truk melakukan aksi unjuk rasa di parkiran Truk Pabrik Gula (PG) Lestari, Patianrowo Nganjuk. Massa demonstrasi ini menuntut janji rendemen dari pabrik, Selasa (27/7). Tuntutan para petani yakni 7,5 persen rendemen, yang menurut mereka merupakan janji PG Lestari.

“7,5 persen janji rendemen. Tapi sampai sekarang belum dibayar. Kami mau menagih janji pimpinan PG Lestari. Saat ini rendemen hanya 6,5 padahal mutu tebu tahun sangat bagus,” jelas kordinator aksi Marzuqi

Petani tebu asal Kertosono tersebut mengatakan bahwa dalam bongkaran antara tebu dari luar dan lokal harusnya didahuluhkan yang lokal. Tetapi hal ini tak berlaku di Nganjuk.

“Sampai saat ini belum terlaksana masalah bongkaran dan yang kedua petani minta hasil rendemen yang dijanjikan 7,5 persen oleh pabrik tapi Gak cair-cair,” tegasnya.

Ia menambahkan selama ini sudah ada aturan yang disepakati apabila sopir tebu lokal masuk di PG Lestari mulai pukul 07.00-19.00 WIB. Sedangkan bagi sopir tebu luar wilayah Nganjuk masuk PG Lestari mulai pkl 19.00-07.00 WIB.

“Akhir-akhir ini ada indikasi sopir tebu luar yang nyobrot di luar jam yang sudah di tentukan sehingga tidak sesuai perjanjian,” pungkasnya.

Aksi massa diterima oleh perwakilan PG Lestari Sonhaji dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan dari para petani dan sopir truk. “Akan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memenuhi tuntutan para aksi damai sesuai perjanjian atau kesepakatan mulai awal buka giling,” tandasnya.

News Feed