oleh

Gara-Gara Whatsapp, Pelajar SMP Ponorogo Kehilangan Keperawananya

Foto : pelaku menutup muka diapit petugas

Berotatrends.com, Ponorogo – Kita harus bijaksana dan berhati – hati dalam bermedia sosial karena gara – gara bermedia sosial kita akan merugi .

Apalagi berkenalan melalui media sosial seperti terjadi pada SF pelajar SMP warga Desa Winong Kecamatan Jetis Ponorogo yang harus kehilangan keperawanannya oleh seorang pemuda bejat.

Kejadian nahas ini berawal dari iseng pelaku DKWP (19) warga Kecamatan Slahung Ponorogo mengacak nomor handphone hingga akhirnya menyambung dan bisa berkenalan dengan korban via WhatsApp.

Karena komunikasi yang intens lewat WhatsApp tersebut, pada hari Minggu (22/7), pelaku dengan bujuk rayu mengajak korban ketemuan darat di jembatan Ngabar Kecamatan Siman. Hingga berhasil mengajak jalan korban pergi ke warung kopi.

Selang beberapa lama melancarkan jurus maut kepada korban di warung kopi, pelaku yang berniat buruk, bukannya mengantar pulang, malah diajak pergi ke rumah pelaku dan memaksa untuk melakukan berhubungan badan. Korban menolak pun berusaha memberikan perlawanan dengan berteriak histeris, sehingga teriakan korban tersebut diketahui warga sekitar dan langsung melakukan penggerebekan terhadap pelaku dan membawa ke Polsek Slahung.

Kapolsek Slahung, AKP Paidi, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan awalnya antara pelaku dan korban berkenalan via WhatsApp dan janjian untuk bertemu. Pelaku mengajak jalan korban ke warung kopi. Tidak sampai diajak jalan ke warung kopi, korban dibawa ke rumah pelaku.

“Nah disini, korban dipaksa disetubuhi, sambil diintimidasi. Tidak akan mengantarkan pulang jika tidak mau melayani pelaku. Korban ketakutan dan berusaha teriak. Sampai akhirnya, warga curiga dengan teriakan korban. Yang jaga poskamling pun mendatangi sumber suara. Baru digrebek, “kata Paidi, Selasa (24/7).

Paidi menambahkan, tidak sampai disitu, warga juga menggiring pelaku ke Polsek Slahung. Demikian juga bapak dari korban, ketika dihubungi langsung meluncur ke Polsek, meminta pertanggungjawaban pelaku.

“Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah HP merk Samsung warna hitam milik pelaku, 1 buah HP merk Sony milik korban, 1 topi warna biru dan celana dalam warna coklat. Kasus ini langsung kami limpahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Ponorogo, “imbuhnya.(sul)

News Feed