oleh

Kasus Desa Sempol, Tunggu Penghitungan Cipta Karya

Andi Hermawan, Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Magetan

Beritatrends.com, Magetan – Proses hukum penyimpangan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Sempol, Kecamatan Maospati aospa berlanjut.

Hal ini menjadi pelajaran berharga untuk para kepala Desa, khususnya yang berada di kabupaten Magetan.

Paska diterimanya berkas laporan oleh perwakilan warga sempol terkait penyelewengan ADD Desa Sempol, Kejaksaan Magetan terus melakukan pengembangan secara Serius dan telah memeriksa seluruh perangkat Desa Sempol.

Kasi Pidana Khusus (Pipsus) Kejaksaan Kabupaten Magetan, Andi Hermawan mengatakan,”Kasus Desa Sempol masih terus di kembangkan, telah kita panggil seluruh perangkat Desa Sempol untuk di periksa,” ujarnya.

Selain memeriksa saksi-saksi, kejaksaan juga telah bekerjasama dengan dinas PUPR bidang Cipta Karya Kabupaten Magetan untuk penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini Kejaksaan telah bekerja sama dengan tim ahli bidang Cipta Karya dinas PUPR kabupaten Magetan, untuk melakukan penghitungan terhadap pekerjaan fisik di Desa Sempol, untuk melengkapi pemberkasan ke inspektorat dan memastikan berapa kerugian negaranya,” ungkap Andi.

“kegiatan yang diperiksa adalah tempat pendidikan Al Qur’an, tanggul iringasi dan beberapa kegiatan lainya,” terangya.

Lanjud Andi, Hal tersebut dilakukan karena yang mengetahui keahlian dibidang fisik adalah Cipta karya, karena penyidik tidak mengetahui tentang keahlian fisik bangunan.

Ditempat berbeda, kepala bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Sudiro Membenarkan hal tersebut,” Cipta karya dan kejaksaan telah meninjau TKP dan melakukan pemeriksaan ke lapangan” Kata Sudiro.

“Kami tidak berani mengambil kesimpulan terkait proses Hukum, setelah proses penghitungan nanti kita akan serahkan kembali kekejaksaan, biar nanti kejaksaan yang menentukan,” pungkas Sudiro. (Gal)

News Feed