oleh

HKTI Magetan Halal Bi Halal Datangkan Anak Yatim Piatu dan Bupati Terpilih

Ketua HKTI Harun Sunarso Bersama Bupati terpilih Drs. Suprawoto terima Penghargaan “Doa Anak Yatim” yang di berikan oleh anak Yatim Paitu dari Panti Asuhan Tahfidzul Qur’an Desa Balegondo, Kecamatan Ngariboyo, Jum’at (13/7/2018).

Beritatrends.com, Magetan – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Magetan menyelenggarakan Halal Bi Halal dan doa bersama. Semua pengurus HKTI Kabupaten Magetan, hadir dan sangat antusias mengikuti Halal Bi Halal yang diselenggarakan di Sekretariatnya jln. Bayangkara, Gorang Gareng, Kawedanan Magetan.

Dengan tema “Petani Sejahtera, Magetan Bangkit” HKTI mengundang puluhan Yatim Piatu Panti Asuhan Tahfidzul Qur’an Desa Balegondo, Kecamatan Ngariboyo dan Bupati terpilih Drs. Suprawoto.

Dalam sambutannya Ketua HKTI Magetan yang belum lama dilantik dengan surat keputusan Nomor : SK/74/DPPP-HKTI Jatim /III/2017 Ir. Harun Sunarso, MSi, menyampaikan banyak persoalan yang dihadapi petani, baik yang berhubungan langsung dengan produksi dan pemasaran hasil pertaniannya maupun yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

“HKTI ini sebagai wadah kerukunan tani, yang berharap agar solidaritas antar petani dan pemerintah selalu meningkat. Sehingga dari tahun ke tahun semakin banyak petani yang sejahtera dan makmur,”harap Harun.

Lanjutnya, masa depan dunia berada di tangan pangan, tapi hasil hasil panganlah, serta problem di sektor pertanian mulai dari hulu dan hilir harus menjadi PR yang kita selesaikan bersama pesan Harun dalam sambutannya.

Menurutnya, sudah saatnya petani di Magetan jaya dan makmur. Tugas kita sekarang adalah mencari petani-petani handal, yang memiliki produktivitas tinggi. “Dan pastinya mampu berinovasi ke depanya,”jelas Harun.

Pada wawancaranya Harun mengatakan, target kita tahun ini di setiap Kecamatan ada perwakilan HKTI, untuk mewujudkan Rumah Pakan Kita (RPK), kita telah bekerjasama dengan Bulog untuk penyediaan kebutuhan sehari-hari khusunya makanan, diantaranya Beras, minyak, terigu dan kebutuhan lainya.

“Dalam waktu dekat HKTI Magetan harus sudah terbentuk diseluruh Kecamatan di Kabupaten Magetan, dengan cepat terbentuk merekalah nanti yang akan mengelola RPK tersebut, RPK tidak hanya sebatas Kecamatan saja, kita upayakan sampai ke Desa. tujuanya untuk meringankan biaya angkutan dan biaya lainya, target kita tahun ini minimal akan terbentuk 1 atau 2 RPK tingkat Kabupaten, yang akan dilanjutkan tahun depan untuk Kecamatan-Kecamatan,”ujar Harun.

Ditempat yang sama Bupati terpilih Suprawoto dalam wawancaranya mengatakan, Magetan masih terdapat banyak masalah di sektor pertanian, maka itu Peran HKTI untuk mendorong sektor pertanian sangat dibutuhkan, ini adalah upaya untuk mendorong sektor pertanian di Kabupaten Magetan, HKTI adalah salah satu lembaga yang akan ikut memecahkan masalah tersebut. “Harapan kita setelah saya di lantik semoga HKTI tetap bersinergi dengan pemerintah daerah,”terang Suprawoto.

Ditanya mengenai benih itu harus ada sertifikasinya, dan itu membutuhkan waktu 4 tahun untuk penelitian. Maka dari itu pemerintahan yang sudah kita awali tentuntunya kedepan tidak boleh berhenti harus dilanjtkan, kalau sampai berhenti masa kita mulai dari nol lagi, bisa ketinggalan dengan wilayah lainnya.

“Kita harus mengupayakan pemerintahan yang terdahulu artinya kita harus melanjutkan kebijakan yang baik kita teruskan dan yang jelek kita benahi, dengan rezim pemerintahan saya nanti, saya akan melanjutkan yang sudah baik, dan akan memeperbaiki yang belum baik,”pungkas Suprawoto. (Gal)

News Feed